Cara Aman dan Higienis Simpan Daging Kurban di Kulkas dan Freezer
Editor
Desi Rossilawati
Sabtu, 31 Mei 2025 | 02:00 WIB
VISI.NEWS | BANDUNG - Hari Raya Iduladha identik dengan pembagian daging kurban, yang tak jarang diterima dalam jumlah cukup banyak. Untuk memastikan daging tetap awet dan tidak terbuang sia-sia, penyimpanan yang benar menjadi hal penting yang perlu diperhatikan.
Menurut pakar pangan dan sejumlah referensi, penyimpanan daging tidak bisa dilakukan sembarangan. Mulai dari proses awal setelah diterima hingga penempatannya di dalam kulkas atau freezer harus dilakukan secara higienis dan tepat. Berikut empat langkah penting yang direkomendasikan:
1. Diamkan Daging Sebelum Disimpan
Setelah menerima daging, diamkan di suhu ruang selama 2 hingga 4 jam. Tujuannya untuk menormalkan suhu daging dan mencegah timbulnya uap air di dalam kemasan yang bisa mempercepat pembusukan. Daging yang masih hangat sebaiknya tidak langsung dimasukkan ke dalam kulkas.2. Jangan Dicuci Sebelum Disimpan
Mencuci daging sebelum disimpan adalah kesalahan umum yang justru dapat mempercepat pertumbuhan bakteri. Air yang tersisa pada permukaan daging membuat teksturnya menjadi cepat rusak. Dianjurkan menyimpan daging dalam kondisi kering dan hanya mencucinya saat hendak dimasak.3. Bagi Daging Sesuai Porsi Masak
Membagi daging ke dalam porsi-porsi kecil sesuai kebutuhan memasak harian membantu menghindari proses pencairan berulang. Simpan dalam plastik food grade atau wadah tertutup, dan beri label tanggal penyimpanan agar mudah dilacak.4. Simpan di Freezer untuk Ketahanan Maksimal
Jika daging tidak akan segera diolah dalam 1–2 hari, simpan di dalam freezer bersuhu -18°C agar bisa bertahan hingga berbulan-bulan. Untuk penyimpanan jangka pendek, kulkas bersuhu di bawah 4°C juga bisa digunakan. Letakkan daging di rak paling bawah untuk menghindari kontaminasi dengan bahan makanan lain. Menyimpan daging kurban secara tepat tidak hanya menjaga kualitas rasa dan nutrisi, tetapi juga mencegah pemborosan. Dengan memperhatikan proses penyimpanan dari awal, masyarakat bisa memastikan daging kurban tetap higienis dan aman dikonsumsi dalam waktu yang lebih lama. @ffrBerita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!