Camat Diar Sebut Sejumlah Potensi PAD di Rancaekek Kabupaten Bandung
VISI.NEWS | KAB. BANDUNG - Camat Rancaekek, Diar Hadi Gusdinar, melakukan langkah konkrit dalam upaya peningkatan potensi PAD (Pendapatan Asli Daerah) di Kabupaten Bandung, khususnya di Kecamatan Rancaekek.
Camat Rancaekek bersama dengan Tim Satgas Pengendalian Penataan Ruang, Penyelenggaraan Bangunan Gedung dan Perizinan Berusaha Kabupaten Bandung akan terus berusaha untuk melakukan pendataan kegiatan izin berusaha di wilayahnya.
"Dari hasil pendataan itu, bagi perusahaan yang diketahui tidak memiliki izin kegiatan berusaha, tentunya akan dilakukan penindakan sekaligus penertiban tempat-tempat usaha yang tidak berizin. Termasuk juga tidak memiliki penyelenggara bangunan gedung atau PBG," ditegaskan Camat Diar di Rancaekek, Kamis (6/2/2025).
Ia berharap, kepada para pengusaha untuk memahami dan menindaklanjuti serta mengetahui prosedur proses perizinan kegiatan berusaha.
"Kami bersama Satgas terus berusaha untuk melakukan pendekatan kepada para pelaku usaha melalui pendataan tempat-tempat berusaha atau kegiatan usaha yang dilakukan para pelaku usaha. Selain itu, kami menyarankan kepada para pelaku usaha yang belum memiliki izin untuk menempuh proses perizinan yang benar. Terutama kepada para pelaku usaha yang baru maupun yang lama," tuturnya.
Camat Diar turut menjelaskan, potensi pajak yang akan menjadi sumber PAD di Kecamatan Rancaekek itu, mulai dari jenis pajak restoran, rumah makan, warung nasi, cafe, kantin, jasa katering dan lain-lain.
"Potensi PAD di Kecamatan Rancaekek itu, mayoritas dari potensi pajak restoran dan perusahaan industri. Selain potensi pajak dari kegiatan usaha makanan dan minuman, juga pajak dari pengambilan air bawah tanah yang dilakukan para pelaku usaha industri," tuturnya.
Tak hanya itu, Camat Rancaekek juga potensi PAD dari jasa parkir, jasa kesehatan atau klinik kesehatan, dan hiburan. Kemudian pajak reklame juga menjadi potensi sumber PAD di Kecamatan Rancaekek.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!