Calon Siswa Sekolah Rakyat Akan Cek Kesehatan Gratis pada 7 Juli 2025
Budi Gunadi manargetkan total peserta cek kesehatan gratis di sekolah ini ada 52 juta lebih penerima manfaat. Sementara hingga kini, peserta yang sudah cek kesehatan gratis di Puskesmas mencapai 11 juta orang.
"Dengan lajunya 200 ribu per hari atau sekarang bisa sekitar 5 juta per bulan," katanya.
Ia menghitung cek kesehatan gratis di Puskesmas diperkirakan akan menyasar sampai 40 juta orang. Dengan demikian, untuk mencapai target 50 juta orang pada tahun ini, Kemenkes akan menggelar program Cek Kesehatan Gratis di sekolah-sekolah.
Sementara itu, Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono menyatakan cek kesehatan gratis ini merupakan ikhtiar untuk mengetahui kondisi kesehatan para calon siswa Sekolah Rakyat dan mengantisipasi adanya penularan penyakit di asrama.
"Karena sekolah ini boarding, masalah-masalah kesehatan sudah bisa diselesaikan," katanya.
Lantas bagaimana dengan siswa yang terdeteksi mengidap penyakit menular? Agus Jabo menurutkan bahwa Presiden Prabowo telah menginstruksikan agar calon siswa yang sakit harus diberikan pengobatan dan sembuh sebelum masuk Sekolah Rakyat.
Dia juga menyebut Presiden memberi amanah agar jumlah Sekolah Rakyat ditambah dari 100 titik yang sudah siap dimulai pada pertengahan Juli ini menjadi 200 titik.
"Perintah Pak Presiden, di tahun ini ada 200 titik dan jumlah siswanya 20 ribu," katanya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!