Bursa Saham Asia Anjlok 6%: 5 Fakta Mengejutkan Saat Harga Minyak Dunia Tembus US$100

Desi Rossilawati
Senin, 9 Maret 2026 | 08:32 WIB
Bagikan
Bursa Saham Asia Anjlok 6%: 5 Fakta Mengejutkan Saat Harga Minyak Dunia Tembus US$100

Salah satu jalur pelayaran minyak paling strategis di dunia, Strait of Hormuz, dilaporkan mengalami gangguan akibat meningkatnya ketegangan geopolitik.

Selat tersebut diketahui menjadi jalur distribusi sekitar 20 persen pasokan minyak dunia, sehingga setiap gangguan langsung berdampak besar terhadap harga energi global.

Pernyataan Donald Trump Soal Lonjakan Harga Minyak

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, turut menanggapi lonjakan harga minyak yang memicu bursa saham Asia anjlok.

Melalui unggahan di platform Truth Social, Trump menyebut kenaikan harga minyak dalam jangka pendek merupakan harga kecil yang harus dibayar untuk menjaga keamanan global.

Ia menegaskan bahwa upaya menghadapi ancaman nuklir Iran menjadi prioritas utama meskipun berdampak pada harga energi global.

Pernyataan tersebut memicu reaksi beragam dari investor dan pelaku pasar yang khawatir konflik geopolitik berkepanjangan akan terus menekan stabilitas ekonomi global.

Dampak Terhadap Ekonomi Global

Para ekonom memperingatkan bahwa jika harga minyak tetap berada di atas US$100 per barel dalam waktu lama, maka dampaknya terhadap ekonomi global bisa sangat besar.

Lonjakan harga energi berpotensi menyebabkan:

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.