Bursa Asia Menghijau, IHSG Terbang 2,68 Persen Tembus Level 6.000
Ilustrasi./visi.news/ist.
Pernyataan tersebut disampaikan hanya beberapa jam setelah Trump sebelumnya sempat mengancam akan melancarkan serangan tambahan terhadap Iran. Ia juga menyebut pembicaraan dengan Teheran telah mencapai tingkat tertinggi dalam struktur kepemimpinan Iran dan mendapat dukungan dari sejumlah negara di kawasan Timur Tengah.
Kepala Strategi Valuta Asing National Australia Bank, Ray Attrill, menilai peluang tercapainya kesepakatan kini lebih besar dibandingkan sebelumnya.
Di sisi lain, bursa saham Asia kompak menghijau. Indeks KOSPI Korea Selatan memimpin penguatan dengan lonjakan sekitar 7,6 persen, disusul Nikkei 225 Jepang yang naik lebih dari 3 persen. Hang Seng Hong Kong menguat sekitar 1,8 persen, sementara SSE Composite China naik sekitar 1,3 persen.
Kenaikan pasar Asia juga mengikuti reli Wall Street pada perdagangan sebelumnya, ketika tiga indeks utama Amerika Serikat mencatat penguatan harian terbesar sejak awal April. Indeks Nasdaq bahkan melonjak 2,5 persen didorong optimisme investor terhadap rencana debut saham perusahaan antariksa milik Elon Musk, SpaceX.
Kombinasi meredanya ketegangan geopolitik, turunnya harga energi, serta menguatnya sentimen risiko global menjadi katalis utama yang mendorong investor kembali masuk ke pasar saham, termasuk Indonesia.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!