Bupati Kang DS: GBK Bedas Digital Jawaban untuk Mengurangi Angka Pengangguran
Kegiatan ini dilaksanakan secara terpusat di MPP Soreang dan secara serentak di 8 kecamatan wilayah pembangunan, sebagai tahap awal implementasi layanan berbasis wilayah.
Dinas Ketenagakerjaan juga telah melakukan uji coba dan sosialisasi pemanfaatan aplikasi dashnaker+ sebagai sistem utama layanan dan data ketenagakerjaan daerah.
Berdasarkan hasil pengelolaan data informasi pasar kerja dan kegiatan rekrutmen, lanjut Dadang Komara, GBK Bedas Digital memiliki potensi yang signifikan, dengan keterlibatan ratusan perusahaan mitra, ribuan lowongan kerja yang tersedia, serta puluhan ribu pencari kerja yang terdaftar.
"Kondisi ini menunjukkan bahwa GBK Bedas Digital tidak hanya berfungsi sebagai sarana layanan, GBK Bedas Digital telah menunjukkan capaian dan potensi yang signifikan, antara lain keterlibatan sekitar 300 perusahaan mitra, ketersediaan lebih dari 4.500 posisi kerja, serta terdaftarnya sekitar 15.000 pencari kerja," katanya.
Lebih lanjut dia mengatakan, layanan ini berpotensi menjangkau lebih dari 5.000 peserta job fair dan pelatihan kerja per tahun, dengan cakupan wilayah layanan di 31 kecamatan dan tahun ini fokus ke 8 kecamatan (Banjaran, Katapang, Dayeuhkolot, Baleendah, Majalaya, Solokanjeruk, Rancaekek, Cileunyi)
"Untuk capaian tersebut menegaskan GBK Bedas Digital sebagai instrumen strategis penyedia data pasar kerja yang valid dan real," ucapnya.
Dadang Komara mengatakan dengan menggelar kegiatan GBK Bedas Digital tahun 2026 ini, dengan peluang kerja 43.950 lowongan pekerjaan bagi lulusan SMP, SMA, SMK dan lulusan Perguruan Tinggi. Saat ini, diikuti 15 perusahaan sebagai penyedia lapangan pekerjaan.
"Keberhasilan GBK Bedas Digital ditentukan oleh sinergi berkelanjutan antara Dinas Ketenagakerjaan dan pemerintah kecamatan, melalui pengembangan pojok digital ketenagakerjaan di kecamatan," katanya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!