Bupati Kang DS: GBK Bedas Digital Jawaban untuk Mengurangi Angka Pengangguran
"Big data ini sudah mulai terjawab," ungkapnya.
Ia mengatakan, pelaksanaan GBK Bedas Digital ini sementara akan dilaksanakan di 8 kecamatan dulu karena berkaitan dengan APBD 2026.
"Tapi saya berharap bila perlu di 31 kecamatan kita buka GBK Bedas Digital. Sehingga masyarakat di masing-masing kecamatan untuk pencari kerja tidak usaha repot-repot tinggal datang ke kecamatan," harapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Bandung Dadang Komara mengatakan transformasi digital layanan ketenagakerjaan merupakan kebutuhan strategis dalam menjawab dinamika pasar kerja yang semakin kompetitif dan berbasis teknologi.
"Kabupaten Bandung memiliki potensi tenaga kerja yang besar, namun masih dihadapkan pada tantangan keterbatasan akses informasi lowongan kerja. Proses rekrutmen yang belum sepenuhnya terintegrasi, serta belum optimalnya pemanfaatan data pasar kerja sebagai dasar perencanaan ketenagakerjaan daerah," tutur Dadang Komara.
Sebagai upaya menjawab tantangan tersebut, kata Dadang Komara, Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Bandung mengembangkan GBK Bedas Digital sebagai layanan ketenagakerjaan terpadu berbasis wilayah dan teknologi digital.
"GBK Bedas Digital dirancang sebagai one stop digital employment corner yang mengintegrasikan layanan pencarian kerja, dunia usaha dan industri, lembaga pelatihan kerja, serta pemerintah daerah dalam satu ekosistem layanan yang inklusif, adaptif, dan berbasis data," ujarnya.
Dadang Komara mengatakan pelaksanaan launching GBK Bedas Digital menjadi penanda resmi dimulainya operasional layanan, sekaligus sarana sosialisasi kepada masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!