Bupati Jember Luncurkan Inkubator Agribisnis untuk Hilirisasi Pertanian
Menurutnya, konsep tersebut dirancang untuk menciptakan ekosistem agribisnis yang mampu meningkatkan daya saing produk pertanian sekaligus melahirkan pelaku usaha baru di sektor pangan.
"Inkubator ini bukan hanya mendampingi petani, tetapi membangun kemitraan antara perguruan tinggi, pemerintah, dunia usaha, perbankan, dan masyarakat agar komoditas pertanian memiliki nilai tambah yang lebih tinggi serta berdampak pada peningkatan kesejahteraan," jelasnya.
Pengembangan Inkubator Agribisnis UKRI melibatkan berbagai pihak, di antaranya Pemerintah Kabupaten Jember, Kementerian UMKM, PT Syngenta, PT YKB Merah Putih, lembaga perbankan, serta petani dan kelompok tani. Kolaborasi tersebut difokuskan pada penguatan budidaya komoditas unggulan, hilirisasi hasil pertanian, pengembangan UMKM berbasis pertanian, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, akses pembiayaan, hingga perluasan pasar.
Melalui sinergi lintas sektor ini, Jember diharapkan mampu menjadi daerah percontohan dalam pengembangan agribisnis berbasis inovasi yang mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara inklusif, berkelanjutan, dan berpihak pada kesejahteraan petani.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!