Bupati DS Lepas Ekpor Pakan Ikan Hias ke Jepang, Sekali Kirim Rp 1,5 Miliar
Dadang Supriatna pun mengungkapkan jika dalam hal budidaya ini bisa mengerjakan masyarakat akan bertambah lebih baik. "Apalagi pasar saat ini, saya yakin bahwa 11,59 ton produk frozen ini, saya kira bukan awal dan terakhir, tapi ini merupakan suatu awal untuk terus berkelanjutan. Sehingga nanti pasok yang sesuai dengan pasar dan kebutuhan, yang tentunya ini dijadikan suatu patokan dan insya Allah mungkin kita akan dorong sebagai pemerintah daerah, kira-kira peranan dari pemerintah daerah apa yang kita berikan untuk perusahaan tersebut. Dengan harapan bisa menutupi kebutuhan ekspornya, yang tentunya menjadi andalan kita dan ini juga suatu devisa negara," tuturnya.
Dadang Suptiatna menyebutkan jika ada devisa, berati ada lagi penambahan lagi anggaran, tentunya semua anggaran dan devisa ini untuk pembangunan di negara Indonesia, khususnya di Kabupaten Bandung. "Kita berharap perusahaan PT. Kyorin Grup Indonesia bermanfaat untuk lingkungan dan jangan lupa CSR-nya bisa digulirkan kepada masyarakat sekitar," katanya.
Di tempat sama, Kepala Dispakan Kabupaten Bandung Ir. Ina Dewi Kania, M.P., mengatakan bahwa hari ini melaksanakan pelepasan ekspor produk Frozen Ornamental Fish Food atau biasa disebut dengan Blood Worms. "Ini dihasilkan oleh PT. Kyorin Group Indonesia. Pabriknya ada di Dayeuhkolot Kabupaten Bandung," katanya.
Menurutnya, produk Frozen Ornamental Fish Food sebanyak 11,59 ton dengan tujuan Jepang. "Dan ini akan dilakukan setiap bukan oleh PT. Kyorin Grup Indonesia. Dengan harapan kedepannya ada MoU dengan negara-negara lainnya, seperti Amerika," tuturnya.
Ia mengatakan, produk frozen ini adalah untuk pakan ikan hias, yang berasal dari bahan baku cacing yang ada di sawah. "PT. Kyorin ini baru bisa memenuhi 10 persen saja dari kebutuhan dunia. Jadi kita berharap PT. Kyorin bisa mengembangkan usahanya. Karena PT. Kyorin dengan bisa mengembangkan usaha di Kabupaten Bandung, berarti pertumbuhan perekonomian di Kabupaten Bandung akan maju. Kemudian penyerapan tenaga kerja dan membuka kesempatan kerja untuk masyarakat Kabupaten Bandung," katanya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!