Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Jersey Baru Persib Diserbu Bobotoh, Pesanan Tembus 2.000 26 Aug 2026 Korban Tewas TPA Runtuh di Guinea Bertambah Jadi 34 26 Aug 2026 Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Jersey Baru Persib Diserbu Bobotoh, Pesanan Tembus 2.000 26 Aug 2026 Korban Tewas TPA Runtuh di Guinea Bertambah Jadi 34 26 Aug 2026

Bupati Bekasi: Pemanfaatan Maggot Solusi Pengelolaan Sampah Ramah Lingkungan

Desi Rossilawati
Sabtu, 26 April 2025 | 07:10 WIB
Bagikan
Bupati Bekasi: Pemanfaatan Maggot Solusi Pengelolaan Sampah Ramah Lingkungan

VISI.NEWS | KAB. BEKASI - Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang, melakukan peninjauan ke Pusat Biokonversi PT Maggot Indonesia Lestari yang terletak di Desa Kertarahayu, Kabupaten Bekasi, Kamis (24/4/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi untuk mengeksplorasi solusi pengelolaan sampah berkelanjutan, dengan memanfaatkan maggot (larva black soldier fly/BSF) sebagai alternatif pengurai sampah organik.

Dalam peninjauan tersebut, Ade didampingi oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi Donny Sirait, dan sejumlah pejabat terkait lainnya.

Rombongan diterima langsung oleh pihak manajemen PT Maggot Indonesia Lestari yang memberikan paparan tentang proses biokonversi limbah organik menjadi pakan ternak berkualitas melalui pemanfaatan maggot.

Ade mengapresiasi inovasi yang diterapkan oleh PT Maggot Indonesia Lestari. Ia menyebut bahwa pemanfaatan maggot sangat potensial untuk diterapkan di Kabupaten Bekasi, yang memiliki volume sampah rumah tangga dan pasar yang sangat besar, terutama sampah organik.

“Ini adalah solusi konkret dan ramah lingkungan yang dapat membantu menyelesaikan masalah sampah, sekaligus membuka peluang ekonomi dan pemberdayaan masyarakat,” kata Ade dikutip dari laman resmi Pemprov Jabar, Sabtu (26/4/2025).

Ade juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, sektor swasta, dan masyarakat dalam menciptakan sistem pengelolaan sampah yang terpadu dan efektif.

Ade mengatakan bahwa Pemkab Bekasi berkomitmen untuk mendukung pengembangan teknologi berbasis biokonversi ini, terutama di wilayah-wilayah padat penduduk.

Pihak PT Maggot Indonesia Lestari menjelaskan bahwa teknologi biokonversi dengan maggot dapat mengurangi limbah organik hingga 70 persen dalam waktu yang relatif singkat, menghasilkan produk akhir berupa kompos dan maggot kering yang bernilai jual tinggi sebagai pakan ternak alternatif.

Proses ini tidak hanya efisien dalam mengelola sampah, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi yang signifikan bagi masyarakat.

Kunjungan Bupati Bekasi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam pengembangan ekosistem pengelolaan sampah berbasis teknologi ramah lingkungan di Kabupaten Bekasi.

Selain itu, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah yang berkelanjutan, serta mendorong penerapan model pengelolaan serupa di kecamatan-kecamatan lainnya untuk mengurangi beban tempat pembuangan akhir (TPA). @desi

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.