Bupati Bandung Gelar Jumling di Majalaya, Salurkan Santunan Anak Yatim dan Bantuan Masjid
Kang DS menyampaikan apabila ada anak-anak berprestasi dan cerdas, tapi secara ekonomi keluarganya tidak mampu segera daftarkan ke Kabag Kesra atau melalui langsung aplikasi yang sudah disiapkan oleh Pemkab Bandung.
"Insya Allah, saya ingin setiap tahun naik sampai 500 calon mahasiswa melalui program BESTI ini," harapnya.
Salah satunya didorong oleh program BESTI ini, Kang DS menyebutkan IPM (Indeks Pembangunan Manusia) Kabupaten Bandung meningkat. IPM Kabupaten Bandung tahun 2025 capai 75,58 poin.
"Yang mempengaruhi IPM itu ada tiga indikator. Pertama, indikator kesehatan, ternyata rata-rata lama hidup masyarakat Kabupaten Bandung 75,70 tahun," ungkapnya.
Menurutnya, kenapa mereka sehat dan rata-rata lama hidup masyarakat Kabupaten Bandung meningkat karena dipengaruhi kehidupan yang sehat. Sehat lahir sehat bathin. Sehat secara sosial, sehat secara finansial.
Kedua indikator pendidikan rata-rata lama sekolah Kabupaten Bandung 9,40 tahun.
"Program PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat) setiap tahun 50.000 orang," katanya.
Ketiga, indikator daya beli dengan rata-rata Rp11.683.000 per kapita.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!