Bupati Bandung akan Replikasi Pusat Edukasi Sampah Terpadu Jelekong
Senada dengan Bupati Dadang Supriatna, Kadis Lingkungan Hidup Kab.Bandung Asep Kusumah mengatakan, untuk mewujudkan Kabupaten Bandung Bedas, adalah mengoptimalkan pembangunan daerah berbasis partisipasi masyarakat yang menjadi kreatifitas dalam wawasan lingkungan.
"Beliau mengedukasi kepada warga masyarakat, dan meyakinkan terkait sampah sebetulnya bukan sumber masalah, tapi sampah sumber daya lingkungan, bisa dilihat sampah itu hampir semuanya kan bermanfaat, sampah organik bisa jadi maggot, magotnya itu dikasih ke ayam, ke kalkun bisa panen telurnya 4 sampe 6 Bulan sekali, maggot ke lele bisa panen 3 bulan sekali, nah kemudian yang anorganik bisa diolah ke bank sampah, dan residue nya kita kerjasama dengan BRIN dan PT. Nusantara Jaya untuk diolah menjadi briket yang bisa menjadi pengganti batubara, artinya ini bisa diharapkan menjadi sebuah prototipe kebijakan konkrit, karena memang di beberapa RW, desa, dan kecamatan itu sudah berjalan sirkular ekonomi untuk mengolah sampah menjadi sumber daya lingkungan," ujarnya.
Lebih lanjut Asep mengatakan, rencana Bupati Dadang Supriatna setelah kapasitas Puspa ditingkatkan nantinya direplikasi di tujuh titik daerah pemilihan pembangunan.
"Tetapi kita juga melihat terlebih dahulu seperti lahan, kapasitas, dan teknologinya, terkait kisaran anggarannya pun belum ditentukan," pungkasnya. @gvr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!