Bukan Hanya Minum Susu, Ini Rahasia Anak Bisa Tumbuh Tinggi Optimal
Editor
Desi Rossilawati
Selasa, 3 Juni 2025 | 00:00 WIB
VISI.NEWS | BANDUNG - Banyak orang tua percaya bahwa minum susu adalah kunci utama agar anak tumbuh tinggi. Namun menurut para dokter, pertumbuhan optimal anak tak hanya bergantung pada susu, melainkan pada asupan gizi seimbang sejak dini.
“Untuk dapat tumbuh tinggi, asupan makronutrien harus cukup. Jika ada komponen yang kurang tentu pertumbuhannya terganggu,” jelas dr. Nurul Ratna Mutu Manikam, Sp.GK, Dokter Spesialis Gizi Klinis.
Setelah kebutuhan makronutrien tercukupi, anak perlu mendapatkan vitamin dan mineral yang juga berperan penting dalam proses tumbuh kembang. Hal ini ditegaskan oleh Dr. Santi, Health Management Specialist yang memaparkan sejumlah zat gizi utama bagi pertumbuhan tinggi badan.
Berikut beberapa nutrisi yang disebutkan:
1. Protein: Penting untuk pembentukan otot dan tulang. Sumbernya antara lain daging, ikan, telur, tempe, tahu, kacang-kacangan, dan susu.
2. Vitamin D: Membantu penyerapan kalsium, bisa diperoleh dari sinar matahari dan ikan berlemak seperti salmon, tuna, serta jamur.
3. Kalsium: Memperkuat struktur tulang, ditemukan dalam susu, sayuran hijau, dan kacang almond.
4. Seng: Mendorong produksi hormon pertumbuhan, ada pada daging, seafood, dan biji labu.
5. Magnesium, Vitamin K, Vitamin C, dan Zat Besi juga tak kalah penting karena mendukung fungsi tulang, otot, sirkulasi darah, dan regenerasi sel.
Meski susu tetap bisa berkontribusi, dr. Nurul menyebut bahwa anak di atas 1 tahun sebaiknya mendapatkan nutrisi dari makanan padat terlebih dahulu. Susu pertumbuhan bisa diberikan sebagai tambahan jika anak sulit makan, sedang sakit, atau dalam kondisi kekurangan gizi.
Lebih lanjut, Dr. Santi mengingatkan bahwa tinggi badan anak tidak ditentukan oleh nutrisi saja. Genetik, aktivitas fisik, kualitas tidur, hormon, dan bahkan kondisi lingkungan serta ekonomi keluarga juga berperan besar.
“Tinggi anak 60-80 persen ditentukan oleh genetik, sisanya ditentukan oleh hal lain, seperti nutrisi, hormon, aktivitas fisik dan olahraga, cukup tidur dengan baik, kondisi kesehatan secara umum, serta tingkat stres,” ujarnya. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!