Brunson Antar Knicks Rebut Gim Pertama Final NBA
Larry O'Brien Championship Trophy./visi.news/knicks
VISI.NEWS | BANDUNG - New York Knicks kembali menunjukkan mental juara mereka pada Gim 1 Final NBA 2026. Meski sempat tertinggal cukup jauh, tim asal New York itu berhasil bangkit dan mengalahkan San Antonio Spurs dengan skor 105-95 di kandang lawan, sekaligus mengambil keunggulan awal dalam seri perebutan gelar.
Kemenangan ini memperpanjang tren impresif Knicks sepanjang babak playoff. Tim asuhan New York kembali membuktikan kemampuan mereka keluar dari tekanan, sebuah karakter yang terus menjadi pembeda dalam perjalanan mereka menuju partai puncak musim ini.
Pusat perhatian kembali tertuju kepada Jalen Brunson. Guard andalan Knicks tersebut mencetak 30 poin, termasuk 13 poin krusial pada kuarter keempat saat pertandingan memasuki fase penentuan. Ketika Spurs berupaya mempertahankan momentum di hadapan pendukung sendiri, Brunson tampil sebagai sosok yang mampu mengendalikan permainan dan menjaga Knicks tetap berada di jalur kemenangan.
“Hanya dengan tetap bersatu malam itu sebenarnya bukan malam kami dan sebagian besar malam itu juga bukan malam saya, tetapi kami terus menemukan cara, terus berusaha,” kata Brunson dalam keterangannya dikutip, Kamis (4/6/2026).
Dari sisi konteks pertandingan, kemenangan Knicks tidak diraih dengan mudah. Spurs sempat unggul hingga 14 poin pada kuarter ketiga dan terlihat berada dalam posisi yang nyaman. Namun, Knicks menunjukkan ketangguhan mental yang sudah berulang kali mereka tampilkan sepanjang playoff. Mereka perlahan memangkas ketertinggalan sebelum akhirnya berbalik unggul dan menutup pertandingan dengan laju poin yang tidak mampu dibendung tuan rumah.
Selain Brunson, kontribusi penting datang dari OG Anunoby yang mencetak 17 poin, dengan 12 poin di antaranya lahir pada kuarter keempat. Disiplin permainan juga menjadi faktor penting. Knicks tidak melakukan turnover sama sekali pada kuarter terakhir, sementara Spurs justru melakukan lima turnover yang berujung pada hilangnya momentum di saat krusial.
Di kubu Spurs, Victor Wembanyama tetap menjadi pencetak angka terbanyak tim dengan 26 poin, 12 rebound, dan tiga blok. Namun efektivitas permainannya menurun setelah hanya memasukkan enam dari 21 percobaan tembakan. Wembanyama bahkan mengakui bahwa dirinya tidak tampil maksimal.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!