BPS Rilis Data: Angka Kemiskinan Turun, Gus Ipul Sebut Bukti Nyata Kerja Nyata
2. Koordinasi dengan Bank Indonesia (BI) untuk mengevaluasi rekening penerima Bansos yang tidak aktif atau memiliki saldo tidak wajar.
3. Evaluasi penerima tetap seperti lansia dan penyandang disabilitas, termasuk kemungkinan pemberhentian bantuan bagi mereka yang sudah mandiri secara ekonomi.
“Tidak ada Bansos yang dikurangi. Yang ada adalah Bansos yang dialihkan dari yang tidak berhak ke yang benar-benar membutuhkan,” tambah Gus Ipul.
Sebagai bentuk komitmen, Presiden Prabowo telah menambah jangkauan dan nilai bantuan sosial:
1. Penebalan Bansos Juni–Juli: mencakup 18,3 juta KPM.
2. Tambahan kuota 400 ribu KPM selama dua bulan.
3. Tambahan bantuan beras bagi keluarga rentan.
Gus Ipul mengingatkan bahwa penurunan angka kemiskinan ekstrem bukanlah akhir, melainkan awal dari kerja besar membangun kemandirian.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!