BPS Catat Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,04 Persen di Kuartal III-2025
“Selain itu, komponen PMTB juga memberikan kontribusi yang besar terhadap PDB triwulan III-2025 sebesar 29,09 persen. Dengan demikian, 82,23 persen PDB triwulan III berasal dari konsumsi rumah tangga dan PMTB,” bebernya. Lebih jauh, komponen ekspor menjadi yang tumbuh paling tinggi, mencapai 9,91 persen, didorong oleh kenaikan nilai dan volume ekspor barang nonmigas dan jasa.
Dari sisi sumber pertumbuhan, konsumsi rumah tangga berkontribusi 2,54 persen, diikuti ekspor 2,15 persen dan PMTB 1,59 persen.
Pertumbuhan konsumsi rumah tangga terutama didorong oleh transportasi dan komunikasi yang tumbuh 6,41 persen berkat meningkatnya mobilitas masyarakat, serta restoran dan hotel yang tumbuh 6,32 persen seiring naiknya jumlah wisatawan Nusantara.
Dari sisi investasi, sub komponen mesin dan perlengkapan tumbuh 17 persen, serta kendaraan 6,24 persen, ditopang peningkatan investasi domestik dan impor barang modal. Data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) juga mencatat realisasi investasi pada triwulan III-2025 tumbuh 13,89 persen.
Sementara dari sisi ekspor, peningkatan signifikan terjadi pada komoditas utama seperti lemak dan minyak nabati, besi dan baja, mesin dan peralatan listrik, serta kendaraan dan komponennya.
“Ekspor jasa juga tumbuh didorong oleh peningkatan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara,” ucap Edy.
Kombinasi kuatnya konsumsi domestik, lonjakan ekspor, dan meningkatnya investasi membuat ekonomi Indonesia di kuartal III-2025 tetap berada di jalur positif.
Capaian ini menunjukkan ketahanan ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global, sekaligus memperkuat optimisme bahwa pertumbuhan tahunan 2025 dapat bertahan di atas 5 persen. @desi
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!