BPKH dan Laznas PPPA Daarul Qur’an Gelar ToT Al-Qur’an Isyarat dan Iqro’ Braille di Bandung

Desi Rossilawati
Senin, 16 Maret 2026 | 12:33 WIB
Bagikan
BPKH dan Laznas PPPA Daarul Qur’an Gelar ToT Al-Qur’an Isyarat dan Iqro’ Braille di Bandung

VISI.NEWS | BANDUNG - Badan Pengelola Keuangan Haji Republik Indonesia (BPKH RI) kembali menggelar Training of Trainers (ToT) Al-Qur’an Isyarat dan Iqro’ Braille untuk wilayah Jawa Barat. Kegiatan ini dikelola langsung oleh Laznas PPPA Daarul Qur’an dan berlangsung di Fakultas Ushuludin Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung, Rabu (11/3/2026).

Program ini merupakan bagian dari rangkaian berbagi berkah Ramadan 1447 H dan termasuk program kemaslahatan BPKH tahun 2026. Kegiatan ToT menekankan pendidikan inklusi bagi penyandang disabilitas tuna rungu dan tuna netra agar tetap memperoleh akses belajar Al-Qur’an secara optimal.

Dalam kegiatan tersebut, BPKH RI membagikan mushaf isyarat, Iqro’ Braille, dan bingkisan Ramadan kepada sekitar 100 peserta dari komunitas muslim tuli dan pejuang netra, pengajar Sekolah Luar Biasa (SLB), serta masyarakat umum se-Bandung Raya.

Direktur Utama Laznas PPPA Daarul Qur’an, Dwi Kartika Ningsih, menjelaskan bahwa program ini tidak sekadar pelatihan biasa, melainkan upaya mencetak kader pengajar Al-Qur’an bagi penyandang disabilitas melalui Al-Qur’an Isyarat dan Iqro’ Braille.

“Gerakan ‘Disabilitas Mengaji’ adalah bukti bahwa setiap Muslim berhak membaca Al-Qur’an, meski pembacanya memiliki keterbatasan. Para peserta ToT nantinya akan mengajarkan kembali di berbagai daerah,” ujarnya.

“ToT Al-Qur'an Isyarat dan Iqra Braille yang diselenggarakan, bukan sekadar pelatihan biasa. Ini adalah ikhtiar kami untuk mencetak kader-kader pengajar Al Qur'an bagi mereka yang berkebutuhan khusus melalui Al-Qur'an Isyarat dan Iqra Braille lalu mereka akan mengajarkannya kembali ke berbagai penjuru.” ujarnya.

Kementerian Agama (Kemenag) menyambut baik program yang dicanangkan Laznas PPPA Daarul Qur’an dan BPKH.

“Semoga dengan aset yang luar biasa ini, mereka yang berkebutuhan khusus dapat membaca Qur’an dengan baik dan benar. Memahami makna, tujuan hingga mengaplikasinnya dalam kehidupan sehari-hari,” harap Ketua Ketua Tim Peningkatan Kualitas Pendidikan Al-Qur’an Kemenag, Amin Baejuri.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.