Pemkab Jember Prioritaskan Warga Sekitar Hutan Lewat Perhutanan Sosial 10 Jul 2026 PT MBK Salurkan Zakat Perusahaan Perkuat Sinergi Usaha dan Pemerintah Kencong 10 Jul 2026 Beckham Putra Antusias Kembali Perkuat Timnas Indonesia 10 Jul 2026 Pramono: Tiga Korban Tewas di Gorong-gorong Bukan Pegawai PAM Jaya 10 Jul 2026 ESDM Ungkap Penyebab SPBU Shell Belum Jual Bensin 10 Jul 2026 Samir Nasri Diperiksa Polisi Prancis Terkait Dugaan Pencucian Uang 10 Jul 2026 Bupati Bandung Siapkan Beasiswa Bedas Calakan Perkuat Sekolah Swasta 10 Jul 2026 Tepis Isu Pengunduran Diri, Jampidsus Febrie Adriansyah Tegaskan Masih Bertugas 10 Jul 2026 Kejati Jateng Kumpulkan Data SPPG untuk Monitoring Program MBG 10 Jul 2026 Usai Isu Penggeledahan, Jampidsus Febrie: Penanganan Kasus Korupsi Tetap Berjalan 10 Jul 2026 Pemkab Jember Prioritaskan Warga Sekitar Hutan Lewat Perhutanan Sosial 10 Jul 2026 PT MBK Salurkan Zakat Perusahaan Perkuat Sinergi Usaha dan Pemerintah Kencong 10 Jul 2026 Beckham Putra Antusias Kembali Perkuat Timnas Indonesia 10 Jul 2026 Pramono: Tiga Korban Tewas di Gorong-gorong Bukan Pegawai PAM Jaya 10 Jul 2026 ESDM Ungkap Penyebab SPBU Shell Belum Jual Bensin 10 Jul 2026 Samir Nasri Diperiksa Polisi Prancis Terkait Dugaan Pencucian Uang 10 Jul 2026 Bupati Bandung Siapkan Beasiswa Bedas Calakan Perkuat Sekolah Swasta 10 Jul 2026 Tepis Isu Pengunduran Diri, Jampidsus Febrie Adriansyah Tegaskan Masih Bertugas 10 Jul 2026 Kejati Jateng Kumpulkan Data SPPG untuk Monitoring Program MBG 10 Jul 2026 Usai Isu Penggeledahan, Jampidsus Febrie: Penanganan Kasus Korupsi Tetap Berjalan 10 Jul 2026

BPBD Kabupaten Sukabumi Ungkap Tidak Ada Laporan Dampak Gempa M 4,5

Desi Rossilawati
Senin, 18 Mei 2026 | 08:27 WIB
Bagikan
BPBD Kabupaten Sukabumi Ungkap Tidak Ada Laporan Dampak Gempa M 4,5

Titik gempa yang mengguncang Sukabumi Minggu (17/5/2026) malam./visi.news/ist.

VISI.NEWS | SUKABUMI - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi menyatakan hingga Senin (18/5/2026) pagi tidak ada laporan kerusakan bangunan maupun dampak lain akibat gempa bermagnitudo 4,5 yang mengguncang wilayah Sukabumi pada Minggu (17/5/2026) malam.

Pemantauan dilakukan oleh Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) sesaat setelah gempa terjadi. Berdasarkan hasil monitoring sementara hingga pukul 07.00 WIB, belum ditemukan adanya warga terdampak.

“Sampai dengan pukul 07.00 WIB dari hasil pantauan P2BK tidak ada laporan terdampak gempa tersebut. Apabila ada laporan akan disampaikan berkala,” kata Manajer Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) Daeng Sutisna.

Gempa bumi mengguncang wilayah Sukabumi, Jawa Barat, pada Minggu (17/5/2026) malam pukul 22.15 WIB. BMKG, menyatakan gempa tersebut berkekuatan magnitudo 4,5.

Pusat gempa berada di laut, tepatnya 63 kilometer selatan Kabupaten Sukabumi pada koordinat 7,53 Lintang Selatan dan 106,69 Bujur Timur dengan kedalaman 25 kilometer.

Getaran gempa dirasakan di sejumlah wilayah di Sukabumi dan sekitarnya. BMKG mencatat intensitas gempa mencapai skala II hingga III MMI.

Wilayah yang merasakan gempa skala II MMI di antaranya Palabuhanratu, Cisolok, Cibadak, Cisaat, Cidahu, Cicantayan, Nagrak, Nyalindung, Lengkong, Parungkuda, Caringin, Kota Sukabumi, dan Cianjur. Sementara intensitas III MMI dirasakan di wilayah Cidolog, Cidadap, Pabuaran, Surade, Ciracap, Ciemas, dan Jampangkulon.

BPBD Kabupaten Sukabumi menyatakan pemantauan masih terus dilakukan dan apabila terdapat laporan dampak lanjutan akan disampaikan secara berkala. @andri

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.