BPBD: Kabupaten Sukabumi Siaga Kekeringan
ED
Editor
Mohammad Iqbal
Minggu, 25 Agustus 2024 | 08:06 WIB
VISI.NEWS | SUKABUMI - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyebut Kabupaten Sukabumi kini dalam status siaga kekeringan seiring dengan musim kemarau yang saat ini terjadi.
"Mulai tanggal 1 Agustus sampai 3 bulan kedepan berdasarkan SK Bupati, Kabupaten Sukabumi siaga kekeringan," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sukabumi Deden Sumpena, kepada visi.news, Sabtu (24/8/2024).
Baca juga : Bupati Bekasi Dedy Supriyadi Siap Tangani Kekeringan Lahan Pertanian
Dia menuturkan, meski tidak signifikan ada beberapa daerah di Kabupaten Sukabumi yang sudah melaporkan dampak kekeringan dan memohon bantuan air bersih. Kondisi ini perlu diantisipasi melalui koordinasi dengan pihak yang bisa membantu kebutuhan air seperti PMi, PDAM hingga perusahaan Air Minum Dalam Kemasan (AMDK).
"Dari pengalaman sebelum-sebelumnya, kekeringan ini terjadi di wilayah selatan dan utara Kabupaten Sukabumi. Di selatan, Ciracap, Sagaranten, yang menjadi langganan. Kalau di wilayah utara itu daerah Cicurug, Gunungguruh yang melaporkan kekurangan air," kata Deden.
Waspada Kebakaran
Mengenai irigasi yang terdampak kekeringan, BPBD belum menerima laporan. Namun diperkirakan penyusutan debit air di irigasi sudah terjadi.
Selain kesulitan air bersih, dampak lain yang perlu diwaspadai saat kemarau yaitu kebakaran. Sehingga BPBD mengimbau kepada masyarakat tidak membakar sampah serta tidak membersihkan lahan dengan cara dibakar.
"Kemarin di daerah Jampang satu titik, iya itu akibat ulah dari pembersihan lahan dengan cara dibakar," tegasnya.
@andri
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!