Boost, Bisnis Fintech dari Axiata Group, Berkomitmen Percepat Inklusi Keuangan dan Digitalisasi UMKM
- Boost memiliki misi memberdayakan 77.6% UMKM yang kurang terlayani melalui solusi pembiayaan sederhana.
VISI.NEWS | JAKARTA - Boost, bisnis fintech regional terkemuka dari Axiata, mengumumkan komitmennya untuk mendukung pertumbuhan UMKM di Indonesia. Sektor UMKM berperan besar sebagai pendorong perekonomian negara namun seringkali menghadapi kesulitan terkait pembiayaan. Menyadari kebutuhan yang mendesak ini, Boost berkomitmen penuh untuk mengembangkan sektor ini dengan menawarkan berbagai solusi pembiayaan yang komprehensif, dengan memberi fokus pada pinjaman peer-to-peer (P2P) yang produktif.
UMKM memiliki posisi yang kuat di Indonesia. Sektor ini mempekerjakan 60% tenaga kerja dan berkontribusi lebih dari 60% terhadap PDB negara. Namun, masih banyak UMKM yang kesulitan mendapatkan pembiayaan untuk usahanya, di mana tercatat sebanyak 77.6% UMKM di Indonesia belum menerima kredit perbankan dan hanya kurang dari 35% yang telah tergabung dalam ekosistem ekonomi digital. Oleh karena itu, inklusi keuangan dan digitalisasi sebagai tantangan utama industri menjadi semakin penting bagi Indonesia untuk diatasi. Sebagai perusahaan fintech, Boost bertujuan untuk mempercepat proses ini dengan memberdayakan UMKM yang kurang terlayani secara finansial di seluruh negeri.
Sheyantha Abeykoon, Group CEO Boost mengatakan, "Sejak awal, tujuan dan misi kami adalah untuk melayani yang kurang terlayani, dengan mendukung para peminjam atau merchant kami secara digital dalam mencapai tujuan mereka di negara tempat kami beroperasi, termasuk Indonesia. Dengan lanskap digital yang terus berkembang, sangat penting bagi mereka untuk mendapatkan akses ke alat dan solusi tepat, yang diperlukan untuk merangkul digitalisasi. Kami berharap dapat berkontribusi dalam upaya penyederhanaan solusi pembiayaan yang didukung oleh AI dan machine learning untuk pasar Indonesia."
Boost didirikan di Malaysia dan Indonesia pada tahun 2017 dengan tujuan untuk memacu pertumbuhan UMKM melalui layanan pembiayaan dan solusi yang berfokus pada pebisnis. Di Indonesia, Boost menawarkan dua layanan pembiayaan melalui P2P lending, yaitu invoice financing dan supply chain financing, di mana peminjam (Boost Merchant) dapat mengajukan pembiayaan hingga Rp2 miliar dalam waktu 3 bulan. Layanan ini memungkinkan UMKM memperoleh pembiayaan untuk kegiatan usaha, memperluas toko, membayar gaji karyawan, dan mewujudkan impian usaha mereka.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!