BMKG: Fase Erupsi Anak Krakatau Berakhir Setelah 25 Jam
Tampilan foto udara erupsi Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda, Sabtu (5/9/2026)./visi.news/Badan Geologi KESDM.
93 kali gempa low frequency;
98 kali gempa hybrid/fase banyak;
Empat kali gempa tremor menerus; dan
Satu kali gempa vulkanik dangkal.
Grafik perataan amplitudo RSAM (Real-time Seismic Amplitude Measurement) yang sempat mengalami lonjakan pada 5 September 2026 kini menunjukkan tren penurunan sejak 6 September 2026.
Sementara itu, data deformasi dari tiltmeter Stasiun Tanjung mencatat indikasi inflasi tipis sejak awal Agustus 2026. Adapun Stasiun Lava93 menunjukkan pola konstan.
Berdasarkan hasil evaluasi secara menyeluruh tersebut, Badan Geologi masih menetapkan tingkat aktivitas Gunung Anak Krakatau berada pada Level III atau Siaga.
Masyarakat Diminta Jauhi Radius Tiga Kilometer
Lana merekomendasikan masyarakat, wisatawan, maupun pendaki tidak mendekati atau melakukan aktivitas dalam radius bahaya tiga kilometer dari kawah aktif.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!