Indonesia Perkuat Keterampilan dan Perlindungan Pekerja Hadapi Perubahan Dunia Kerja 25 Aug 2026 Bantu Padamkan Karhutla, Ilmuwan RI Temukan Pemadam Api dari Singkong 25 Aug 2026 1.356 Knalpot Brong Hasil Razia di Majalengka Bakal Disulap Jadi Monumen Maung 25 Aug 2026 Polri Salurkan Logistik dan Oksigen untuk Penanganan Karhutla 25 Aug 2026 Chelsea Menang 3-2 atas Fulham dalam Drama Lima Gol 25 Aug 2026 Uzbekistan Bidik Pusat Keuangan Digital Asia Tengah 25 Aug 2026 Kemenhut Sanksi 6 Perusahaan akibat Karhutla Berulang di Kalimantan 25 Aug 2026 Harga Emas Antam Hari Ini Rp2,768 Juta per Gram 25 Aug 2026 Daftar Harga BBM Pertamina Hari Ini 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Selasa 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Indonesia Perkuat Keterampilan dan Perlindungan Pekerja Hadapi Perubahan Dunia Kerja 25 Aug 2026 Bantu Padamkan Karhutla, Ilmuwan RI Temukan Pemadam Api dari Singkong 25 Aug 2026 1.356 Knalpot Brong Hasil Razia di Majalengka Bakal Disulap Jadi Monumen Maung 25 Aug 2026 Polri Salurkan Logistik dan Oksigen untuk Penanganan Karhutla 25 Aug 2026 Chelsea Menang 3-2 atas Fulham dalam Drama Lima Gol 25 Aug 2026 Uzbekistan Bidik Pusat Keuangan Digital Asia Tengah 25 Aug 2026 Kemenhut Sanksi 6 Perusahaan akibat Karhutla Berulang di Kalimantan 25 Aug 2026 Harga Emas Antam Hari Ini Rp2,768 Juta per Gram 25 Aug 2026 Daftar Harga BBM Pertamina Hari Ini 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Selasa 25 Agustus 2026 25 Aug 2026

Bitcoin Naik di Atas $102.000 Setelah Aksi Jual Panik Akibat Ketakutan Perang

ED
Senin, 23 Juni 2025 | 04:25 WIB
Bagikan
Bitcoin Naik di Atas $102.000 Setelah Aksi Jual Panik Akibat Ketakutan Perang

VISI.NEWS | BANDUNG - Bitcoin mengalami lonjakan harga tajam di atas $102.000 setelah sempat turun ke bawah $101.000 dalam sesi perdagangan yang sangat fluktuatif dan penuh tekanan. Penurunan tajam ini dilansir dari Coindesk, Senin (23/6/2025), dipicu oleh kekhawatiran geopolitik, namun segera dibalikkan oleh lonjakan volume pembelian yang signifikan.

Aksi Jual karena Ketakutan Perang Dinilai Keliru

James Lavish, mitra pengelola dari Bitcoin Opportunity Fund, memberikan tanggapan keras terhadap aksi jual Bitcoin yang didorong oleh kekhawatiran perang. Dalam unggahan di platform X, ia menulis:

  •  “Jika Anda menjual Bitcoin karena takut dunia akan berperang, Anda sama sekali tidak memahami apa yang Anda miliki.”

Pernyataan Lavish ini bertepatan dengan momen rebound harga Bitcoin, yang mendapat dukungan volume perdagangan tinggi pada tengah malam, membantu mendorong harga kembali naik ke atas $102.800.

Data Perdagangan dan Analisis Teknis

Rentang harga 24 jam: $100.962 (terendah) hingga $103.970 (tertinggi), dengan harga terakhir di atas $102.800.

Penurunan: Bitcoin turun 2,9% dari $103.970 menjadi $100.962 sebelum pulih kembali.

Volume puncak: Terjadi lonjakan volume hingga 17.906 BTC saat pemulihan berlangsung.

Periode pemulihan tercepat: Terjadi antara pukul 05:57 dan 06:00, ketika harga naik dari $102.767 menjadi $102.912, didorong oleh volume lebih dari 150 BTC per menit.

Volume pemulihan tertinggi: Mencapai 184,24 BTC, mendorong harga mendekati $102.990.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.