Bertemu Bupati Bandung, Ini yang Disampaikan Perwakilan Para Pedagang Pasar Banjaran
Harry mengatakan, terkait dengan konpensasi kios, pihaknya akan membicarakannya dengan pihak pengembang. Karena tadi dalam pertemuan dengan bupati itu, katanya, masih dalam ranah menyampaikan informasi dari para pedagang. "Yang tidak mungkin bisa disepakati dalam satu hari ini karena poin-poinnya banyak. Nanti akan ada pertemuan-pertemuan lanjutan," ujarnya.
Dikatakannya, sebagai kuasa hukum dari para pedagang tersebut, juga diarahkan bertemu langsung dengan Bupati Bandung. "Jadi tidak dengan Kepala Dinas ataupun Satuan Kerja Pemerintah Daerah. Bupati langsung yang akan bertemu dengan kita, para pedagang yang juga diwakili kuasa hukum," katanya.
Harry mengatakan harga kios itu variatif dan tidak sama. Untuk pedagang lama itu lebih murah, dibandingkan dengan pedagang baru. Harga kios per meter paling rendah Rp 16 juta sampai Rp 20 juta.
Dirinya meminta ada kebijakan khusus mengenai harga kios. Terutama ini nanti akan disampaikan melalui Kewarpa sebagai organisasi pedagang di Pasar Banjaran. "Nanti para pedagang itu menyampaikan apa yang diinginkan, berapa harganya, kita sampaikan nanti ke Kewarpa. Kewarpa nanti ketemu dengan pihak pengembang," katanya.
Kondisi di lapangan, kata dia, masih ada kegiatan-kegiatan pembongkaran kios. "Dan itu perlu diketahui, pembongkaran kios itu hanya bagi kios-kios yang pedagangnya sudah mendaftarkan atau ikut membeli kios. Jadi untuk yang belum daftar membeli kios, belum dibongkar," katanya.
Ia mengatakan para pedagang yang masih bertahan itu, dalam artian belum mendaftar membeli kios. "Jadi nanti kalau ada kesepakatan, ya jelas semua pasti akan dibongkar," katanya.
Menurutnya, pemagaran seng, juga sudah disampaikan dan dihimbau untuk dibuka karena menghalangi pedagang yang sedang berjualan saat ini.@mpa
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!