Berisi 600 Buku Anti Korupsi dari KPK, Microlibrary Alun-alun Jadi yang Pertama di Indonesia
Tedy mengungkapkan, keberadaan Microlibrary Alun-Alun Bandung ini tentu akan membangkitkan kebanggaan warga Bandung. Letaknya di jantung kota bersama pusat ruang terbuka alun-alun serta pusat kajian agama Masjid Agung Kota Bandung.
“Ini menjadi simbol bahwa pemerintah sangat peduli dengan literasi karena misi literasi ini sangat urgent dalam upaya meningkatkan sumber daya manusia Kota Bandung. Saat ini Kota Bandung sudah ada di 5 besar kota dengan literasi baik di Indonesia. Indeks Pembangunan Manusia kita sudah 82,” ujarnya.
Tedy berharap perpustakaan di tengah area wisata ini bisa membentuk budaya baca yang lebih baik di kemudian hari.
“Mudah-mudahan juga budaya antikorupsi lewat buku-buku yang disumbang KPK bisa terus dihadirkan dan menyadarkan seluruh pejabat dan warga tentang bahaya korupsi. Mudah-mudahan kegiatan ini mengaktivasi microlibrary yang menjadi kebanggaan kita semua ini,” katanya.
Microlibrary Alun-alun Bandung dibuka untuk umum gratis setiap Senin hingga Jumat mulai pukul 09.00 sampai 14.00 WIB.
@nia
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!