Bentrok Matel Berujung Maut di Kalibata: Penagihan Utang Berakhir Tragedi dan Kerusuhan

ED
Jumat, 12 Desember 2025 | 12:05 WIB
Bagikan
Bentrok Matel Berujung Maut di Kalibata: Penagihan Utang Berakhir Tragedi dan Kerusuhan

VISI.NEWS | JAKARTA — Upaya penagihan kendaraan oleh dua mata elang (matel) di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, pada Kamis (11/12), berubah menjadi tragedi berdarah. Dua orang matel tewas setelah dikeroyok sekelompok orang tak dikenal di depan Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata sekitar pukul 15.30 WIB.

Peristiwa itu bermula ketika kedua matel menghentikan pengendara motor yang diduga menunggak kredit. Tak lama kemudian, sebuah mobil berhenti di belakang mereka. Dari dalam mobil itu keluar empat hingga lima orang yang langsung menyerang kedua penagih utang tersebut. Salah satu korban tewas di lokasi, sementara satu korban lainnya meninggal saat mendapat perawatan di rumah sakit.

“Ini pengendara mobil di belakang, tiba-tiba ngeroyok gitu. Enggak tahu mungkin mau membantu atau bagaimana,” ujar Kapolsek Pancoran, Kompol Mansur, di lokasi kejadian.

Menurut Pusat Informasi Kriminal Nasional (Pusiknas) Polri, mata elang atau matel merupakan penagih utang (debt collector) yang bekerja untuk perusahaan leasing. Tugas mereka adalah mencari dan menarik kendaraan yang dianggap menunggak cicilan.
Namun praktik di lapangan sering memicu konflik karena dilakukan dengan intimidasi. Dalam beberapa kasus, kendaraan yang sebenarnya tidak bermasalah pun tetap dipaksa ditarik. Penarikan paksa dan intimidasi bisa membuat para pelaku dijerat Pasal 335 KUHP atau Pasal 365 KUHP jika melibatkan kekerasan.

Situasi memanas saat rekan-rekan korban mendatangi lokasi pada malam harinya. Mereka membakar tenda-tenda pedagang yang berada di depan TMP Kalibata. Tak berhenti di situ, kendaraan roda dua dan roda empat yang terparkir di sekitar lokasi turut dibakar.

Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Nicolas Ary Lilipaly, membenarkan rangkaian kejadian ini.

“Kami dari sore sampai malam hari ini menangani perkara berawal dari mata elang yang mau menagih kendaraan. Kedua orang ini dianiaya dan dikeroyok sampai satu meninggal di tempat dan satu lagi meninggal di rumah sakit,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa polisi telah mengantisipasi potensi balasan dari kelompok lain dan mengamankan warga di sekitar Kalibata.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.