Bencana Banjir dan Longsor Menghantam Empat Kabupaten di Sumatera Utara

ED
Jumat, 28 November 2025 | 08:52 WIB
Bagikan
Bencana Banjir dan Longsor Menghantam Empat Kabupaten di Sumatera Utara

VISI.NEWS | TAPANULI - Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Sumatera Utara pada hari Senin (24/11) dan Selasa (25/11) telah menyebabkan bencana besar di empat kabupaten: Sibolga, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, dan Tapanuli Selatan. Hujan deras selama lebih dari dua hari berturut-turut menyebabkan banjir dan tanah longsor yang merusak infrastruktur, mengganggu kehidupan masyarakat, dan menyebabkan korban jiwa. Pemerintah daerah dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tengah berupaya memberikan bantuan darurat untuk penanganan bencana ini.

Menurut laporan sementara yang dihimpun oleh Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB pada Rabu (26/11), wilayah Sibolga mengalami banjir yang melanda beberapa kelurahan, seperti Kelurahan Angin Nauli, Aek Muara Pinang, Pasar Belakang, dan Pasar Baru. Banjir yang mengalir deras membawa material seperti lumpur, batang pohon, dan puing bangunan, merusak rumah-rumah warga dan menghantam kendaraan yang ada di sepanjang aliran air. Selain itu, tanah longsor juga terjadi di beberapa kelurahan di Kecamatan Sibolga Utara dan Sibolga Selatan, memutus akses jalan dan merusak infrastruktur.

Sementara itu, di Kabupaten Tapanuli Selatan, bencana yang lebih parah telah merenggut nyawa delapan orang, menyebabkan 58 luka-luka, dan mengungsi sekitar 2.851 warga. Banjir dan longsor mempengaruhi 11 kecamatan di daerah tersebut, dengan kerusakan material yang signifikan, termasuk 50 unit rumah yang terdampak dan dua jembatan yang putus. BPBD Tapanuli Selatan, bersama tim gabungan, telah melakukan evakuasi warga dan mendirikan tenda pengungsian untuk menampung korban yang mengungsi.

Di Tapanuli Utara, banjir juga menggenangi 50 unit rumah dan menyebabkan dua jembatan terputus. Akses jalan yang terganggu telah membuat mobilisasi warga menjadi sangat sulit. BPBD setempat sedang mendata kerugian material dan merekomendasikan jalur alternatif, seperti Pangaribuan-Silantom, sebagai solusi sementara untuk menghubungkan daerah yang terisolasi.

Tapanuli Tengah juga tidak luput dari dampak cuaca ekstrem. Banjir melanda 1.902 unit rumah di sembilan kecamatan, seperti Kecamatan Pandan, Sarudik, Badiri, Kolang, Tukka, dan Barus. BPBD Tapanuli Tengah telah mendirikan tenda pengungsian dan mendistribusikan sembako kepada warga yang terdampak. Meskipun data kerusakan masih bersifat sementara, upaya evakuasi dan pendataan terus dilakukan.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa cuaca ekstrem ini dipicu oleh dua sistem cuaca signifikan, yaitu Siklon Tropis KOTO yang berkembang di Laut Sulu dan Bibit Siklon 95B yang terpantau di Selat Malaka. Kedua sistem ini menyebabkan peningkatan curah hujan dan angin kencang di wilayah Sumatera Utara. Bibit Siklon 95B, khususnya, memengaruhi pembentukan awan konvektif yang meluas, menyebabkan hujan lebat di hampir seluruh wilayah Sumatera, termasuk Sumatera Utara.

BMKG juga mengeluarkan peringatan terkait potensi gelombang tinggi hingga 4 meter di beberapa perairan, termasuk Selat Malaka dan Samudra Hindia, yang dapat berdampak pada keselamatan pelayaran. Masyarakat diminta untuk waspada terhadap potensi bencana lanjutan, terutama di wilayah pesisir dan perairan sekitar Sumatera Utara.

BNPB terus memantau situasi dan bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk mempercepat penanganan darurat. Masyarakat diimbau untuk selalu memantau informasi cuaca terkini dan mengikuti instruksi dari petugas di lapangan. Warga yang tinggal di daerah rawan longsor dan banjir, seperti di sekitar lereng perbukitan dan bantaran sungai, disarankan untuk segera mengungsi ke tempat yang lebih aman jika hujan deras terus berlangsung.

Dalam menghadapi cuaca ekstrem yang masih berpotensi berlangsung, BNPB mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan, terutama bagi mereka yang tinggal di daerah rawan. Masyarakat juga diminta untuk lebih berhati-hati dan cepat tanggap terhadap tanda-tanda cuaca buruk, serta selalu menjaga keselamatan diri dan keluarga.

@uli

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.