Belajar dari Seoul, Bandung Dorong Pemerintahan Berbasis Data
Teknologi harus memiliki tujuan yang jelas, yakni membantu pemerintah menyelesaikan persoalan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Karena itu, pembangunan smart city harus diarahkan pada penguatan tata kelola pemerintahan. Data dari berbagai organisasi pemerintah perlu dapat dimanfaatkan secara terintegrasi sehingga tidak berjalan sendiri-sendiri.
Farhan melihat konsistensi Seoul dalam membangun pemerintahan yang responsif sebagai salah satu aspek yang penting dipelajari. Integrasi data antarorganisasi pemerintahan menjadi bagian dari upaya tersebut, termasuk keterlibatan berbagai tingkatan pemerintahan dan masyarakat.
Menurut dia, kerja sama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam membangun ekosistem pemerintahan berbasis data.
Dalam penerapannya di Bandung, Farhan berharap data dapat menjadi jembatan antara pemerintah dan masyarakat.
Data yang dikelola dengan baik dan dimanfaatkan secara transparan dinilai dapat memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Masyarakat dapat mengetahui dasar kebijakan sekaligus melihat bagaimana pemerintah menggunakan informasi untuk menyelesaikan persoalan yang mereka hadapi.
Transparansi juga dapat membantu membangun komunikasi dua arah. Pemerintah tidak hanya mengumpulkan data dari masyarakat, tetapi juga menggunakan data tersebut untuk memberikan respons yang lebih sesuai dengan kebutuhan warga.
Dengan pendekatan tersebut, digitalisasi pemerintahan tidak berhenti pada pembangunan sistem teknologi informasi. Transformasi tersebut diharapkan mampu mengubah cara pemerintah memahami masalah, membuat keputusan, memberikan pelayanan, dan mengevaluasi kebijakan.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!