Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Soal Pernyataan Budi Arie, TB Hasanuddin Beri Sindiran Menohok 26 Aug 2026 4 Kelompok Akan Demo 27 Agustus di Jakarta, Ini Daftar Tuntutannya 26 Aug 2026 Revaldo Jadi Tersangka Kasus Narkoba untuk Keempat Kalinya 26 Aug 2026 Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Soal Pernyataan Budi Arie, TB Hasanuddin Beri Sindiran Menohok 26 Aug 2026 4 Kelompok Akan Demo 27 Agustus di Jakarta, Ini Daftar Tuntutannya 26 Aug 2026 Revaldo Jadi Tersangka Kasus Narkoba untuk Keempat Kalinya 26 Aug 2026 Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026

Bareng Komeng, Mensos Gerakkan Kerja Bakti Massal Bersihkan Sungai di Bogor

Desi Rossilawati
Sabtu, 8 Februari 2025 | 14:34 WIB
Bagikan
Bareng Komeng, Mensos Gerakkan Kerja Bakti Massal Bersihkan Sungai di Bogor

VISI.NEWS | BOGOR - Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf, memimpin kerja bakti massal membersihkan Kali Cikole di Desa Pagelaran, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, Sabtu (8/2/2025).

Kegiatan ini menjadi wujud kebersamaan sekaligus mengajak masyarakat lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan.

"Saya datang ke sini karena ingin membuktikan bahwa ketika kita bersama-sama, punya kemauan dan melaksanakan bersama-sama, kita bisa bikin prestasi. Kita bisa mengubah sesuatu yang biasa-biasa saja menjadi luar biasa," kata Gus Ipul dikutip dari laman Mensos, Sabtu (8/2/2025).
Gus Ipul mengatakan, pentingnya menjaga lingkungan, terutama sumber daya air bakal bermanfaat bagi kehidupan generasi mendatang.
"Mari kita pikir lingkungan kita dulu. Mari kita pikirkan rumah kita, mari kita pikirkan lingkungan kita, dan mari dari tempat ini kita bikin inspirasi, bahwa kita bisa berbuat sesuatu dan kemudian bisa ditiru di tempat lain," kata Gus Ipul.
Menurut Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial Kementerian Sosial (Kemensos), Mira Riyanti Kurniasih, tercatat 500 orang yang terdiri dari Taruna Siaga Bencana (Tagana), Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), Karang Taruna, Pendamping Rehabilitasi Sosial, Dinas Sosial, serta anggota Koramil dan Polsek Ciomas, dan warga Desa Pagelaran turut serta.
Kerja bakti ini dilakukan di tiga titik utama, yaitu Hulu Sungai Ciapus, Aliran Irigasi Cikole, dan Hilir Irigasi Cikole. Pembersihan dilakukan untuk memastikan aliran air tetap lancar serta mencegah risiko banjir, pencemaran lingkungan dan potensial untuk pengembangan wisata.
Dukungan datang dari anggota DPD RI Jawa Barat, Alfiansyah Komeng, yang menilai kebersihan lingkungan berdampak langsung pada kualitas hidup masyarakat.
"Kalau pikiran kita baik, pikiran kita tenang maka kerja juga akan lebih baik, kerja lebih baik, mengumpulkan uang jadi lebih banyak. Jadi deh kita orang kaya," kata Komeng.
Bagi warga, kerja bakti ini membawa dampak nyata. Susi (40), seorang ibu rumah tangga di Desa Pagelaran, mengaku bersyukur karena sungai kini lebih layak dipandang.
"Alhamdulillah kita dipertemukan di tempat yang indah ini, sampahnya sudah mulai hilang. Harapannya ingin terus seperti ini diadakan kerja bakti, minimal seminggu sekali. Semoga semakin maju dan semakin bersih," katanya.
Mensos Gus Ipul, juga sempat menyerahkan bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) kepada penyandang disabilitas. Bantuan tersebut bertujuan membantu meningkatkan kualitas hidup penerima manfaat.
Bantuan diberikan kepada Siti Rumdayah (32), penyandang disabilitas berupa sembako, nutrisi, dan perlengkapan kebersihan senilai Rp1,2 juta. Selanjutnya, bantuan diberikan pada dua penyandang disabilitas Cerebral Palsy (CP) yakni, Siti Maryam (26) dan Nazril Maulana (14) masing-masing mendapat bantuan senilai Rp 8,4 juta yang mencakup kursi roda CP, matras, sembako, nutrisi, serta perlengkapan kebersihan diri. Adapun total bantuan Rp24,4 juta.
Sebelum pamit, Mensos Gus Ipul berpesan pada masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan dalam menjaga lingkungan serta memulai kebaikan dari hal sederhana.
"Bersih lingkungan kita, bersih toilet kita, bersih masjid kita, kalau ini dikumpulkan menjadi bersih Indonesia kita. Jadi insyaallah Indonesia menjadi negara yang bersih," ucapnya.
Melalui kegiatan ini, Kemensos terus menegaskan komitmennya untuk selalu ada di tengah masyarakat dan memperkuat kebersamaan dalam menjaga lingkungan serta peduli terhadap kelompok rentan. @desi

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.