Bank Mandiri Bagi Dividen Interim Rp6,16 Triliun, Simak Jadwal Lengkapnya
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI)./visi.news/topbusiness.
VISI.NEWS - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) membagikan dividen interim tahun buku 2026 sebesar Rp6,16 triliun atau Rp66 per saham. Pembagian dividen tersebut dilakukan di tengah kinerja keuangan perseroan yang masih tumbuh solid hingga Agustus 2026.
Direktur Finance & Strategy Bank Mandiri Novita Widya Anggraini mengatakan pembagian dividen interim mencerminkan keyakinan manajemen terhadap fundamental bisnis perseroan.
Keputusan pembagian dividen interim telah memperoleh persetujuan Dewan Komisaris atas keputusan Direksi Bank Mandiri pada 3 September 2026 dan disampaikan melalui keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 4 September 2026.
Dengan pembagian tersebut, total dividen yang dibagikan Bank Mandiri sepanjang kalender 2026 mencapai sekitar Rp50,63 triliun. Jumlah itu terdiri atas dividen tahun buku 2025 sebesar Rp44,47 triliun dan dividen interim tahun buku 2026 sebesar Rp6,16 triliun.
"Pembagian dividen interim ini mencerminkan keyakinan kami terhadap fundamental Bank Mandiri ke depan sekaligus menjadi bentuk apresiasi atas kepercayaan para pemegang saham, termasuk investor ritel," ujar Novita dalam keterangan resmi, dikutip Selasa (8/9/2026).
Menurut Novita, keputusan pembagian dividen dilakukan dengan tetap memperhatikan fundamental perusahaan, kecukupan modal, likuiditas, serta rasio keuangan perseroan sehingga tidak mengganggu kapasitas Bank Mandiri dalam melanjutkan ekspansi bisnis.
Optimisme tersebut ditopang oleh kinerja intermediasi yang masih tumbuh kuat. Secara bank only, penyaluran kredit hingga Agustus 2026 mencapai Rp1.592 triliun atau tumbuh 17,6 persen secara tahunan (year on year/yoy).
Pertumbuhan kredit tersebut sejalan dengan kenaikan dana pihak ketiga (DPK) sebesar 17,6 persen yoy menjadi Rp1.687 triliun.
Sementara itu, total aset Bank Mandiri mencapai Rp2.358 triliun pada Agustus 2026 atau meningkat 20,7 persen yoy. Dari sisi profitabilitas, laba bersih perseroan tumbuh 22,3 persen yoy menjadi Rp37,5 triliun.
Kualitas aset juga tetap terjaga dengan rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) gross berada di level 1,00 persen.
Novita menegaskan pembagian dividen interim merupakan bagian dari strategi pengelolaan permodalan yang dilakukan secara prudent dengan mempertimbangkan kebutuhan pertumbuhan bisnis dan kepentingan pemegang saham.
"Bank Mandiri memiliki kapasitas memadai untuk membagikan dividen sekaligus melanjutkan ekspansi kredit ke sektor-sektor produktif," ujarnya.
Jadwal Dividen Interim Bank Mandiri
Adapun jadwal pembagian dividen interim Bank Mandiri adalah sebagai berikut:
-
Cum dividen Pasar Reguler dan Negosiasi: 15 September 2026
-
Ex dividen Pasar Reguler dan Negosiasi: 16 September 2026
-
Cum dividen Pasar Tunai: 17 September 2026
-
Ex dividen Pasar Tunai: 18 September 2026
-
Recording date: 17 September 2026
-
Tanggal pembayaran dividen: 2 Oktober 2026
Bank Mandiri menyatakan pembagian dividen interim tersebut tidak memberikan dampak material terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perseroan.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!