Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Jersey Baru Persib Diserbu Bobotoh, Pesanan Tembus 2.000 26 Aug 2026 Korban Tewas TPA Runtuh di Guinea Bertambah Jadi 34 26 Aug 2026 Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Jersey Baru Persib Diserbu Bobotoh, Pesanan Tembus 2.000 26 Aug 2026 Korban Tewas TPA Runtuh di Guinea Bertambah Jadi 34 26 Aug 2026

Banjir Langganan di Pamuruyan Sukabumi, 20 Rumah Terdampak

Desi Rossilawati
Sabtu, 18 April 2026 | 19:40 WIB
Bagikan
Banjir Langganan di Pamuruyan Sukabumi, 20 Rumah Terdampak

Banjir merendam puluhan rumah warga di Kampung Panagan RT 03/02, Desa Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, pada Sabtu (18/4/2026) sore./visi.news/P2BK Cibadak.

VISI NEWS | SUKABUMI - Banjir kembali merendam puluhan rumah warga di Kampung Panagan RT 03/02, Desa Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, pada Sabtu (18/4/2026) sore.

Peristiwa tersebut terjadi akibat hujan yang mengguyur wilayah tersebut hingga menyebabkan sungai meluap. Banjir di kawasan itu diketahui kerap berulang setiap kali hujan turun deras.

"Hujan menyebabkan debit air sungai meningkat. Setelah hujan reda, air sungai meluap dan masuk ke permukiman warga dengan ketinggian air mencapai sekitar 30 cm," ujar Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Cibadak, Mawaldi.

Menurut dia, 20 rumah terdampak banjir tersebut dengan total 24 kepala keluarga. Selain itu sebuah mushola juga turut terendam.

Warga bersama keluarga melakukan evakuasi mandiri serta berupaya menyelamatkan barang-barang yang ada di dalam rumah.

‎Selanjutnya, warga bersama P2BK dan swadaya masyarakat melakukan pembersihan air dan material sisa banjir.

"Kondisi air mulai surut dan dinyatakan telah surut sepenuhnya pada pukul 17.18 WIB.

Kejadian banjir akibat luapan sungai ini diketahui sering terjadi di wilayah tersebut, terutama saat curah hujan tinggi," ujarnya. @andri

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.