Bandung Siap Tingkatkan Kebersihan, Tambah 25 Mesin Pengolah Sampah dan 1.597 Petugas

ED
Rabu, 24 Desember 2025 | 16:00 WIB
Bagikan
Bandung Siap Tingkatkan Kebersihan, Tambah 25 Mesin Pengolah Sampah dan 1.597 Petugas

“Penambahan Rp 96 miliar ini di luar anggaran eksisting persampahan yang sekitar Rp 240 miliar,” kata Farhan.

Penguatan pengelolaan sampah juga mencakup pengolahan sampah organik di tingkat RW. Dengan target satu petugas mampu mengolah 25 kilogram sampah per hari, totalnya diharapkan dapat mengurangi puluhan ton sampah setiap hari.

Selain itu, DLH Kota Bandung merencanakan penambahan mesin pemusnah sampah, atau insinerator, sebanyak 16 unit tambahan, sehingga total menjadi 25 unit. Farhan menekankan, metode pengolahan lain juga akan dioptimalkan, termasuk TPS 3R, bank sampah, dan metode RDF.

“Masukan dari DLH Provinsi Jawa Barat, tidak hanya mengandalkan insinerator. Alternatif seperti optimalisasi TPS 3R, bank sampah, dan metode RDF juga perlu diaktifkan,” ujar Farhan.

Dengan tambahan fasilitas dan petugas, Pemkot menargetkan seluruh sistem baru bisa beroperasi pada triwulan pertama 2026. Mulai April, Kota Bandung diharapkan lebih mandiri dalam pengelolaan sampah, sehingga potensi darurat sampah dapat diminimalkan.

Saat ini, timbulan sampah di Kota Bandung mencapai sekitar 1.500 ton per hari, dengan 981 ton dibuang ke TPA Sarimukti dan kemampuan pengolahan baru sekitar 350 ton per hari. Penambahan mesin pengolah dan petugas diharapkan dapat menutup selisih 200 ton per hari.

Pemkot Bandung juga tengah meninjau efisiensi anggaran di sektor lain untuk memaksimalkan fokus pada kebersihan kota dan pengelolaan sampah.@fajar

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.