Bandung Perangi Begal, Ratusan Personel Disiagakan Setiap Hari
Ilustrasi. /net
Pengamanan Berlapis hingga Tingkat Lingkungan
Selain memperkuat patroli di jalan-jalan utama dan titik rawan kejahatan, Pemkot Bandung juga mengoptimalkan pengamanan berbasis kewilayahan melalui sistem keamanan lingkungan (siskamling).
Farhan menjelaskan, peran masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keamanan lingkungan. Oleh karena itu, koordinasi antara aparat kewilayahan dengan warga terus ditingkatkan.
“Dari sisi kewilayahan, kita terus mengembangkan siskamling. Koordinator Satpol PP di setiap kecamatan juga aktif berkolaborasi dengan Polsek dan Koramil. Jadi pengamanan dilakukan secara berlapis mulai dari lingkungan masyarakat hingga tingkat kota,” katanya.
Pola pengamanan berlapis tersebut diharapkan mampu mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan sekaligus meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap potensi tindak kriminal di lingkungan masing-masing.
Sebagai bentuk keseriusan dalam menjaga keamanan kota, hasil rapat koordinasi menetapkan sekitar 200 hingga 250 personel gabungan akan disiagakan setiap hari untuk melakukan pengawasan dan patroli di berbagai wilayah Kota Bandung.
Jumlah personel tersebut akan ditambah pada malam akhir pekan, hari libur, maupun momen tertentu yang dinilai memiliki tingkat kerawanan lebih tinggi.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan respons cepat terhadap potensi gangguan keamanan sekaligus meningkatkan kehadiran aparat di tengah masyarakat.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!