Bandung Masih Kirim 170 Rit Sampah per Hari ke Sarimukti
“Beberapa waktu lalu sempat terjadi antrean kendaraan, bahkan ada yang terguling karena kondisi lahan licin akibat hujan. Ini menjadi perhatian kami, termasuk kemungkinan optimalisasi alat berat agar proses bongkar muat bisa lebih lancar,” ujarnya.
Farhan juga menyinggung penanganan sampah di Pasar Induk Caringin yang merupakan kawasan milik swasta. Pada periode Desember 2025 hingga Januari 2026, masih terdapat sejumlah persyaratan dokumen lingkungan hidup yang belum terpenuhi, meski pengelola pasar telah membentuk satuan tugas bersama pedagang.
Sebagai langkah jangka panjang, Pemkot Bandung terus memperkuat pengelolaan sampah dari hulu melalui peluncuran program Gaslah pada 26 Januari 2026 serta rekrutmen pendamping KBS di setiap kelurahan. Upaya ini ditujukan untuk mengurangi ketergantungan pada TPA, termasuk dengan mengoperasikan kembali TPST melalui program ISWMP hingga Juni 2026 agar pengelolaan sampah kota semakin optimal.
@uli
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!