Bandung Diselimuti Udara Dingin, Suhu Pagi Hari Capai 20 Derajat Celsius
VISI.NEWS | BANDUNG – Suhu udara di Kota Bandung mencapai titik terendahnya pada Jumat pagi, 29 Mei 2026. Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), temperatur udara tercatat berada di angka 20 derajat Celsius sejak dini hari, disertai tingkat kelembapan yang tinggi dan kondisi langit yang didominasi awan tebal.
Udara dingin mulai terasa sejak menjelang subuh. Warga yang beraktivitas pada pagi hari merasakan suhu yang lebih sejuk dibandingkan hari-hari sebelumnya. Meski tidak disertai hujan, kondisi atmosfer yang lembap membuat hawa dingin terasa lebih pekat di sejumlah wilayah Bandung Raya, terutama kawasan yang berada di dataran lebih tinggi.
Data prakiraan cuaca menunjukkan tutupan awan telah menyelimuti langit Bandung sejak pukul 04.00 WIB. Keberadaan awan tersebut berperan dalam memengaruhi dinamika suhu dan kelembapan udara di wilayah perkotaan maupun daerah sekitarnya.
Pada pukul 04.00 WIB, suhu udara tercatat 20 derajat Celsius dengan kelembapan mencapai 95 persen. Angin bertiup dari arah barat daya dengan kecepatan sekitar 1 kilometer per jam. Kondisi ini menyebabkan suasana pagi terasa tenang dengan pergerakan udara yang sangat minim.
Selain itu, indeks ultraviolet (UV) masih berada di angka nol karena belum adanya paparan sinar matahari. Peluang hujan pada waktu tersebut juga sangat rendah, hanya sekitar 3 persen, dengan curah hujan tercatat nol milimeter.
Memasuki pukul 05.00 WIB, langit berubah menjadi sebagian berawan. Namun suhu udara tetap bertahan pada angka 20 derajat Celsius. Tingkat kelembapan sedikit menurun menjadi 94 persen, sementara kecepatan angin meningkat menjadi 2 kilometer per jam dengan arah bergerak dari selatan-barat daya.
Berdasarkan data BMKG, pada pukul 04.00 WIB suhu udara di Kota Bandung tercatat berada di angka 20 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan mencapai 95 persen. Angin bertiup dari arah barat daya dengan kecepatan sekitar 1 kilometer per jam, sementara tutupan awan mencapai 61 persen yang menyebabkan langit tampak berawan sejak dini hari.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!