Bandung Creative Hub, Ruang Gratis Lahirkan Talenta Kreatif
Dalam sesi-sesi tersebut, masyarakat dapat menggunakan studio secara bergantian. Tingginya tingkat penggunaan menunjukkan besarnya antusiasme warga terhadap fasilitas kreatif yang tersedia secara gratis.
“Yang paling banyak sesinya tuh di studio latihan musik. Jadi ruang musik tersebut yang paling sering digunakan bergantian oleh masyarakat,” kata Luki.
Bagi masyarakat yang ingin mengembangkan karya lebih jauh, BCH juga menyediakan studio recording. Fasilitas tersebut dilengkapi berbagai instrumen dan perlengkapan musik, seperti drum, bass, gitar, vokal, piano, dan kibor.
Fasilitas ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dari berbagai kelompok usia. Anak-anak, remaja, mahasiswa, orang dewasa, hingga lansia memiliki kesempatan yang sama untuk berlatih dan mengeksplorasi kemampuan bermusik.
Ketersediaan ruang dan peralatan tanpa biaya menjadi nilai penting bagi masyarakat yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap fasilitas produksi kreatif. Mereka dapat berlatih secara lebih serius, membangun kemampuan, serta mengembangkan karya tanpa harus terbebani biaya penyewaan studio.
Lebih dari itu, BCH menjadi ruang pertemuan bagi orang-orang dengan minat yang sama. Dari sebuah sesi latihan, tidak menutup kemungkinan lahir kolaborasi baru, kelompok musik baru, hingga karya yang kelak berkembang lebih jauh.
Dari Ruang Latihan hingga Lahirnya Kreator Baru
Pemanfaatan BCH tidak berhenti pada dunia musik. Berbagai kelompok masyarakat turut menggunakan fasilitas yang tersedia untuk mengerjakan tugas, menggelar pameran, membuat konten digital, memproduksi film, mengadakan screening, hingga menampilkan pertunjukan.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!