Bandi "Apai Janggut" Pejuang Restorasi Ekosistem dari Kalimantan Raih Hadiah Rp. 16 Miliar Lebih
Lélia Wanick Salgado adalah ahli lingkungan hidup, desainer, dan skenografer asal Brazil. Pada 1998, dia ikut mendirikan Instituto Terra, lembaga yang bertekad merestorasi Hutan Atlantik di Brazil. Instituto Terra juga menanam 2,7 juta pohon dan merestorasi lebih dari 700 hektar lahan rusak. Berkolaborasi dengan petani kecil, lahan tambahan seluas 2.000 hektar berhasil dihijaukan kembali, meliputi 1.900 sumber air alami.
Angela Merkel, Ketua Dewan Juri, berkata: "Ekosistem mendukung seluruh kehidupan di bumi. Kesehatan bumi dan manusia bergantung pada ekosistem. Lebih lagi, ekosistem yang sehat akan membantu kita mengatasi perubahan iklim. Dewan Juri memilih ketiga sosok tersebut atas kiprah transformatif mereka di belahan bumi bagian selatan. Sosok tersebut turut memperjuangkan komunitas yang paling terdampak perubahan iklim meski mereka paling sedikit menimbulkan faktor penyebab perubahan iklim. Kami menilai, para pemenang penghargaan ini akan terus menginspirasi pihak lain dan menjalankan aksi iklim positif lainnya di seluruh dunia."
Pada 2022, Kerangka Keanekaragaman hayati Global telah disepakati negara anggota PBB. Hal ini menitikberatkan langkah mendesak untuk menghentikan kerusakan keanekaragaman hayati, merestorasi ekosistem alam, serta melindungi hak masyarakat adat pada lingkup global.
Ketiga sosok ini, masing-masing meraih hadiah senilai €1 juta yang dibagi secara merata, dapat memakai dana tersebut untuk mengembangkan skala programnya atau mendukung proyek restorasi alam yang baru.
António Feijó, President, Board of Trustees, Calouste Gulbenkian Foundation berkata: "Kami mengapresiasi kiprah dan dedikasi ketiga pemenang yang telah terbukti berupaya merestorasi ekosistem penting demi memitigasi perubahan iklim. Mereka menunjukkan kepemimpinan luar biasa dalam aksi iklim, membuat dampak besar, sekaligus hidup berdampingan dengan alam dan komunitas lokal. Kami mendapat kehormatan mendukung mereka untuk memperluas pelestarian bumi dan manusia. Kami menilai, kisah-kisah mereka mendatangkan harapan."
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!