Bandi "Apai Janggut" Pejuang Restorasi Ekosistem dari Kalimantan Raih Hadiah Rp. 16 Miliar Lebih
Gulbenkian Prize for Humanity diberikan kepada sosok dan lembaga yang memimpin masyarakat untuk menjawab tantangan terbesar yang dihadapi manusia saat ini—perubahan iklim dan kerusakan alam. Dengan hadiah senilai €1 juta, ajang tersebut mengapresiasi kontribusi luar biasa terhadap aksi iklim, serta solusi yang mendatangkan harapan dan peluang.
Ajang tersebut telah digelar selama empat tahun terakhir. Pada 2020, ketika pertama kali diadakan, Gulbenkian Prize for Humanity diraih oleh Greta Thunberg; pemenang pada 2021 adalah Global Covenant of Mayors for Climate and Energy; pemenang pada 2022 adalah Intergovernmental Science-Policy Platform on Biodiversity and Ecosystem Services (IPBES) serta Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC).
@nia
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!