Bacaan Shalawat dari Rasulullah Agar Terhindar dari Kefakir

Desi Rossilawati
Kamis, 26 Juni 2025 | 05:30 WIB
Bagikan
Bacaan Shalawat dari Rasulullah Agar Terhindar dari Kefakir

VISI.NEWS | BANDUNG - Rezeki merupakan bagian tak terpisahkan dari kehidupan manusia dan setiap orang memiliki bagian masing-masing yang sudah Allah tetapkan sejak zaman azali.

Bagi sebagian orang, rezeki seringkali diartikan sebagai kekayaan materi, seperti uang, harta dan barang berharga lainnya. Pandangan ini dinilai terlalu sempit karena rezeki tidak hanya berupa materi, namun juga banyak rezeki yang non-materi.

Rezeki yang tidak berupa materi di antaranya adalah kenikmatan beribadah kepada Allah swt. Orang yang mendapatkan rezeki ini, tentu akan merasakan kehidupan yang lebih damai, tentram dan senang, karena ia mampu mengendalikan emosinya untuk meningkatkan spiritual dan meyakini bahwa semua berada pada ketentuan dan takdir Allah.

Selain itu, ada juga rezeki yang berupa kesehatan. Orang sehat tentu patut bersyukur karena dengan tubuh yang sehat, seseorang bisa menjalani aktivitas dan rutinitasnya dengan normal. Ada juga rezeki yang berupa kebahagiaan dan kedamaian batin, dengannya seseorang akan mendapati kesejahteraan emosional dan mental yang stabil. Rezeki juga bisa berupa kesempatan, seperti kesempatan untuk belajar, berkembang, menolong dan membantu orang lain.

Dengan demikian, maka rezeki adalah anugerah yang tidak terbatas pada aspek materi saja. Ia bisa mencakup hal-hal lain yang sangat berharga, seperti merasakan nikmat ibadah, kebahagiaan, kesempatan dan waktu yang baik.

Namun demikian, rezeki berupa materi, seperti kekayaan misalnya, merupakan salah satu rezeki yang tidak kalah penting. Orang yang memiliki harta yang cukup, akan lebih mudah menjalani hidup, lebih mudah untuk menunaikan ibadah, melaksanakan kewajiban, memenuhi tanggung jawab dan lain sebagainya.

Dikutip dari laman Nu Online, Kamis (26/6/2025), untuk meraih rezeki berupa harta, umat Islam tidak hanya diajarkan dengan cara usaha lahir, tapi juga dengan usaha batin. Pasalnya, rezeki ada dua bagian, yaitu ada yang bisa didapatkan dari hasil jerih payah, ada juga juga rezeki yang didapat tanpa usaha (kasab), dan ini dikenal dengan istilah rezeki min haitsu la yuhtasab. Allah swt berfirman dalam Al-Qur’an:

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.