Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Jersey Baru Persib Diserbu Bobotoh, Pesanan Tembus 2.000 26 Aug 2026 Korban Tewas TPA Runtuh di Guinea Bertambah Jadi 34 26 Aug 2026 Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Jersey Baru Persib Diserbu Bobotoh, Pesanan Tembus 2.000 26 Aug 2026 Korban Tewas TPA Runtuh di Guinea Bertambah Jadi 34 26 Aug 2026

Ayep Zaki Targetkan Persoalan Sampah di Sukabumi Tuntas dalam Dua Tahun

Desi Rossilawati
Senin, 20 April 2026 | 12:39 WIB
Bagikan
Ayep Zaki Targetkan Persoalan Sampah di Sukabumi Tuntas dalam Dua Tahun

Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki./visi.news/ist.

VISI.NEWS | SUKABUMI - Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, menargetkan persoalan sampah di wilayahnya dapat dituntaskan dalam dua tahun ke depan. Dia menjelaskan, pola pengelolaan sampah di Kota Sukabumi ke depan akan sepenuhnya menggunakan sistem Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) "Target sampah kita paling tidak dua tahun ke depan harus semua sudah selesai. 2026-2027 kita harus selesaikan itu ya," ujar Ayep. "Kita uji coba satu TPS 3R karena pola sampah di kota ini akan menggunakan sistem TPS 3R," imbuhnya. Sistem ini dinilai lebih efektif karena menitikberatkan pada pengelolaan sampah dari sumbernya, sehingga volume sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir dapat ditekan. Ayep menjelaskan, pola pengelolaan sampah di Kota Sukabumi ke depan akan sepenuhnya menggunakan sistem TPS 3R. Jika uji coba tersebut berhasil, maka TPA Cikundul akan ditutup. “Kalau sudah sukses di TPS 3R, Cikundul akan kita tutup, yang jalan TPS 3R,” ujarnya. Ia juga menegaskan bahwa kebijakan ini berbeda dengan program Refuse Derived Fuel (RDF) yang diusung pemerintah provinsi. Ayep menambahkan, rencana tersebut telah dilaporkan kepada Menteri Lingkungan Hidup sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menyelesaikan persoalan sampah secara berkelanjutan. @andri

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.