Antusias Para Pencari Kerja Padati Job Fair Spirit Bedas 2025 di Soreang
Dikatakan Hidayat, Pemkab Bandung juga sudah mengirimkan pekerja migran Indonesia ke luar negeri.
"Di tahun 2011 kita sudah moratorium, kaitan pekerja non skill. Nah sekarang ini kita harus bekerja yang orang Indonesia, khususnya Kabupaten Bandung yang bekerja di luar negeri harus punya kemampuan sehingga tidak disepelekan untuk mendapatkan upah yang layak," tuturnya.
Ketika para pekerja Kabupaten Bandung kembali ke Indonesia, katanya, mereka bisa membuka wirausaha dan lain sebagainya. Di antaranya, yang jadi prioritas adalah Jepang dan Korea yang menjadi tujuan pekerja migran asal Kabupaten Bandung.
"Di tahun ini ke Jepang 400 orang kita harus bisa memberangkatkan minimal dan ke Korea 100 orang," ujarnya.
Menurutnya, melalui pelaksanaan Job Fair, kewirausahaan dan pelatihan bahasa dan budaya Jepang dan Korea itu, Disnaker sudah memfasilitasi 9000 lowongan kerja. Sementara dari target 10.000 orang per tahun ini dalam kesempatan wirausaha baru dan lapangan kerja ini, katanya, khususnya yang 1.000 orang itu dilaksanakan oleh SKPD lain, yaitu Dinas Pendidikan berkaitan dengan pelaksanaan make up artis atau MUA.
Sementara itu, Septiani Artanti (25), pencari kerja asal Margahayu Kabupaten Bandung, mengatakan bahwa pelaksanaan Job Fair Spirit Bedas 2025 ini adalah kesempatan sangat bagus bagi para gen-Z yang mencari pekerjaan.
"Ini sungguh kesempatan keren banget. Anak-anak gen-Z yang mencari kerja itu stand bye di sini," katanya.
Ia mengatakan saat ini melamar kerja tidak lagi memakai lembaran fisik, melainkan menggunakan hard copy, sehingga bisa lebih mempermudah para pencari kerja.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!