Anton Charliyan : Penggunaan Gas Air Mata Bisa Jadi Penyebab Tragedi Sepakbola Malang
Maka karena hal inilah, Abah Anton menduga, telah terjadi penggunaan kekuatan yang berlebihan atau excessive use force atau bisa juga sebagai abuse of power.
"Dari kejadian tersebut, kita semua yakin dan sepakat, wajib hukumnya untuk kita jadikan sebagai sebuah pelajaran dan evaluasi yang sangat serius, terutama dalam pola dan sistem pengamanan sepakbola serta olah raga lainya," katanya.
Meski demikian, Abah Anton meminta untuk tidak perlu saling menyalahkan, tapi harus ditentukan siapa yang paling bertanggung jawab baik secara moral maupun secara hukum, karena telah menimbulkan kerugian moril maupun materil yang luar bisa.
Adapun pihak yang dianggap paling bertanggung jawab dan yang harus dimintai keterangan atas tragedi ini antara lain panitya penyelenggara, ketua satgas keamanan stadion, Ketua Aremania Malang, pengurus liga sepak bola secara berjenjang, dan koordinator suporter baik Arema maupun Persebaya.
"Karena tidak menutup kemungkinan adanya rasa let spider corp sempit, kebanggan berlebihan dari fans fanatik, yang menjadikan salah satu pemicu awal kejadian tersebut," ujarnya.
Bentuk Tim Investigasi Khusus
Untuk itu, Abah Anton memandang sangat perlu dibentuk tim investigasi khusus untuk mengusut kejadian ini dengan tuntas, sesuai instruksi yang telah diperintahkan Presiden, sehingga mampu mengurai sebab musabab terjadinya tragedi ini dengan jelas dan transparan serta mampu menentukan siapa yang paling bertanggung jawab atas tragedi ini secara profesional dan proporsional. Agar dikemudian hari diharapkan tidak akan terulang lagi hal yang serupa.@mpa
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!