Anton Charliyan : "Lebaran Bekasi", Model Pluralisme Masyarakat Indonesia
Terlebih di era global ini, kata Anton, masyarakat kita makin cenderung individualitas, sangat membutuhkan ajang silaturahmi dan kebersamaan seperti Lebaran Bekasi ini. Justru ke depan, dengan makin berkembangnya sikap individualistis, silaturahmi seperti bisa menjadi suatu hal yang langka.
"Sekali lagi dengan adanya acara ini, bisa menjadi ajang untuk membangun rasa kesatuan dan persatuan serta memupuk nilai-nilai toleransi antar umat dengan ril dan nyata, tidak hanya sekedar wacana," pungkasnya.
Hadir dalam acara tersebut Plt Walikota Bekasi, Pjs Bupati Bekasi, Dandim, Ketua MUI, Ketua PCNU , tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh budaya, para ketua ormas, Bamus Betawi, FBR, Jejaka Nusantara, WN 88, GMBI, AMS dll. Acara dimeriahkan oleh marching Band Chandrabaqa, debus dari Jajakan Nusantara, Satria Banten serta silat dan tari jaipong dari Perguruan Silat & Sanggar Seni Bekasi Raya.@mpa
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!