Anies-Muhaimin Tepis Kabar Miring saat Tampil di Acara Mata Najwa
VISI.NEWS | JAKARTA – Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (Cak Imin) tampil di acara Mata Najwa bertajuk Eksklusif: Blak-blakan Anies-Muhaimin yang ditayangkan pada Senin (4/9/2023) malam. Penampilan mereka secara bersama-sama ini adalah kali pertama sejak deklarasi calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) di Surabaya pada Sabtu (2/9/2023).
Pada acara yang dipandu Najwa Shihab itu, Anies dan Muhaimin meluruskan sejumlah kabar miring seputar perbedaan pandangan Partai NasDem dan Partai Demokrat, tudingan petinggi Partai Demokrat terkait dipilihnya Muhaimin mendampingi Anies, persepsi bahwa Anies mengkhianati Prabowo Subianto, pemanggilan Muhaimin oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hingga pentingnya mengelola perbedaan dan menjaga persatuan.
Beda Pandangan Jelang Deklarasi Capres-Cawapres
Beberapa hari sebelum deklarasi pasangan capres-cawapres Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar pada Sabtu, 2 September 2023, Anies mengungkap terjadi perbedaan pandangan antara kubu Partai Nasdem dan Partai Demokrat.
Anies mengatakan mulai terjadi perbedaan pada Senin, 28 Agustus 2023 dan puncaknya pada Selasa, 29 Agustus 2023. Perbedaan tersebut terkait pencalonan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai calon wakil presiden yang akan mendampingi Anies sebagai calon presiden.
Diceritakan oleh Anies bahwa Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menilai kalau Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh tidak setuju jika AHY yang menjadi cawapres.
Sedangkan Surya Paloh, kata Anies, tidak menolak opsi AHY menjadi cawapres. Namun Surya Paloh tidak mau terburu-buru mengambil sikap. Surya Paloh pun, lanjut Anies, tidak melarang bila Partai Demokrat keluar dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan bila tidak terima keputusan bersama itu.
Tepis Tudingan Khianati Demokrat
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!