Angka Stunting di Pangalengan Turun, Kadisdalduk Sebut Jadi Pilot Project Kabupaten Bandung

Desi Rossilawati
Selasa, 30 September 2025 | 14:51 WIB
Bagikan
Angka Stunting di Pangalengan Turun, Kadisdalduk Sebut Jadi Pilot Project Kabupaten Bandung

VISI.NEWS | KAB. BANDUNG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung terus mendorong upaya pencegahan stunting. Salah satunya lewat penguatan peran Tim Pendamping Keluarga (TPK) di setiap kecamatan.

Kegiatan monitoring dan evaluasi TPK Kali ini digelar di Desa Margamekar, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Selasa (30/9/2025).

Acara ini dihadiri oleh Camat Pangalengan Vena Andriawan, para Kepala Desa, jajaran TPK se-Kecamatan Pangalengan, serta tamu undangan lainnya.

"Sebagai upaya dan langkah Bupati Bandung dalam mengimplementasikan dan mengamankan Kebijakan Pemerintah Pusat, " ucapnya.

Bupati Bandung, Dadang Supriatna, melalui Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Disdalduk PPA) Kabupaten Bandung, M. Hairun, menegaskan bahwa TPK menjadi garda terdepan dalam pendampingan keluarga, khususnya ibu hamil, ibu nifas, dan balita.

“Ini kegiatan rutin, biasanya kita lakukan setiap bulan. Kali ini kebetulan di akhir tahun dan saya bisa hadir langsung,” kata M. Hairun.

Menurutnya, monitoring ini tidak hanya sekadar mengevaluasi kinerja TPK, tetapi juga melihat sejauh mana hasil dari program pencegahan stunting di lapangan.

“Dari data yang kita punya, ada sekitar 133 ribu keluarga berisiko stunting di Kabupaten Bandung. Kalau tidak ditangani, mereka bisa melahirkan anak-anak stunting. Makanya TPK harus bergerak cepat,” jelasnya.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.