"Cahaya Hati" Debut, Warnai Pagelaran Sabang Merauke 2026 5 Aug 2026 Kades Rancaekek Kulon Buka Suara soal Polemik PTSL Rp.400 Ribu per Pemohon 5 Aug 2026 Satpol PP Ungkap Alasan Vendor SixNine Padel Tebang 10 Pohon 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026 Ahli Gizi Ungkap Pilihan Sarapan yang Bantu Tingkatkan Energi Tubuh 5 Aug 2026 Ekspedisi 22 Hari Ungkap Keanekaragaman Laut Dalam di Samudra Hindia 5 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia vs Singapura, Penentu Tiket Semifinal AFF 2026 5 Aug 2026 "Cahaya Hati" Debut, Warnai Pagelaran Sabang Merauke 2026 5 Aug 2026 Kades Rancaekek Kulon Buka Suara soal Polemik PTSL Rp.400 Ribu per Pemohon 5 Aug 2026 Satpol PP Ungkap Alasan Vendor SixNine Padel Tebang 10 Pohon 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026 Ahli Gizi Ungkap Pilihan Sarapan yang Bantu Tingkatkan Energi Tubuh 5 Aug 2026 Ekspedisi 22 Hari Ungkap Keanekaragaman Laut Dalam di Samudra Hindia 5 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia vs Singapura, Penentu Tiket Semifinal AFF 2026 5 Aug 2026

Anggota KPU: Pemilu Demokratis Upaya Menjaga Kelestarian NKRI

ED
Jumat, 21 Oktober 2022 | 16:05 WIB
Bagikan
Anggota KPU: Pemilu Demokratis Upaya Menjaga Kelestarian NKRI

VISI.NEWS | KENDARI - Berbicara tentang demokrasi dan perkembangan sistem politik, para ahli di dunia mempunyai semacam ‘cut off’.

Analoginya, jika sebuah negara telah melaksanakan pemilu secara demokratis sebanyak lima kali berturut-turut tanpa terinterupsi sekalipun oleh perilaku nondemokratis, maka negara tersebut wajib menjadi rujukan para ahli dunia untuk diobservasi, didalami, diteliti dalam konteks kajian-kajian ilmiah.

Mengapa negara tersebut demokrasinya kompatibel menjadi pertanyaan dari  ahli politik seperti Pippa Norris.

Hal ini disampaikan Anggota KPU, August Mellaz saat menjadi pembicara kuliah umum dengan tema, “Peluang dan Tantangan Partisipasi Mahasiswa pada Pemilu Serentak 2024”, di Aula FISIP Universitas Halu Oleo (UHO), Kendari, Kamis (20/10/2022).

Menurut Mellaz, perkembangan dunia terutama pasca 2012 hingga kini, dunia sedang mengalami apa yang disebut oleh para ahli politik  dengan istilah regresi, decline, kemerosotan demokrasi, atau demokrasi yang dipersengketakan.

“Tetapi, pascareformasi tahun 1999 hingga saat ini, Indonesia telah menggelar sebanyak lima kali pemilu. Pemilu 2024 akan menjadi Pemilu ke-6 setelah era reformasi dengan berbagai dinamikanya. Artinya, secara prinsip proses demokrasi sudah berjalan,” kata Mellaz

Oleh karena itu, tantangan utama adalah bagaimana mengemas pembelajaran penting sebagai satu kisah sukses menjalankan demokrasi dan berkomitmen, termasuk mengelola demokrasi dalam situasi keberagaman yang sangat luar biasa.

Tetapi, Indonesia sampai saat ini, jika dibandingkan dengan negara-negara lain, tetap berdiri kokoh dan tetap berkomitmen dengan segala tantangannya untuk terus menumbuhkembangkan iklim demokrasi dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.