CBN dan Alibaba Cloud Percepat Adopsi AI di Indonesia 27 Aug 2026 Studi FedEx-JA: 99 Persen Anak Muda Indonesia Ingin Lebih Siap Kerja 27 Aug 2026 Cuaca Bandung 27 Agustus 2026, Hujan Ringan Berpotensi Turun di Sejumlah Wilayah 27 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal Sholat DKI Jakarta Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal Sholat Kabupaten Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 CBN dan Alibaba Cloud Percepat Adopsi AI di Indonesia 27 Aug 2026 Studi FedEx-JA: 99 Persen Anak Muda Indonesia Ingin Lebih Siap Kerja 27 Aug 2026 Cuaca Bandung 27 Agustus 2026, Hujan Ringan Berpotensi Turun di Sejumlah Wilayah 27 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal Sholat DKI Jakarta Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal Sholat Kabupaten Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026

Anggota Komisi VII DPR Dorong Pemerintah untuk Optimalkan Lifting Migas

ED
Selasa, 6 Juni 2023 | 19:01 WIB
Bagikan
Anggota Komisi VII DPR Dorong Pemerintah untuk Optimalkan Lifting Migas

VISI.NEWS | JAKARTA - Anggota Komisi VII DPR RI Diah Nurwitasari mendorong Pemerintah untuk mengoptimalkan lifting Migas (minyak dan gas bumi). Pasalnya, sebelumnya Menteri ESDM (Energi dan sumber daya mineral) mengungkapkan bahwa tren lifting Migas mengalami penurunan dari waktu ke waktu.

“Fraksi PKS menyoroti Kebijakan pemerintah terkait Asumsi Dasar Sektor ESDM. Di antaranya, Pertama kami mendorong Pemerintah untuk mengoptimalkan lifting Migas. Dikatakan oleh Pak Menteri bahwa tren lifting migas mengalami penurunan dari waktu ke waktu, tapi kami tetap mendorong pemerintah untuk lebih sungguh-sungguh untuk mengejar target capaian. Sebagaimana target rencana Pemerintah sebelumnya, yakni lifting 1 juta barrel setiap harinya,” ujar Diah dalam keterangan resmi kepada Parlementaria , di Jakarta, Selasa (6/6/2023).

Tidak hanya itu, lanjut Diah, pada sektor gas bumi, produksi Indonesia senantiasa meningkat. Menurutnya, pemanfaatan gas bumi harus dibahas lebih lanjut. Terutama terkait ketersediaan BBM dan LPG bersubsidi yang harus selalu menjadi fokus pemerintah. Karena itu merupakan kebutuhan masyarakat Indonesia.

“Ketersediaan solar bersubsidi harus betul-betul disiapkan, terutama di daerah kepulauan yang membutuhkan solar untuk bahan bakar transportasi mereka. Begitu pun dengan ketersediaan LPG 3 kg, kita juga mendorong Pemerintah untuk menjaga dan ditingkatkan, namun tetap dipastikan penyaluran tepat sasaran. Jadi jangan sampai ada hal yang menjadi penyebab keresahan masyarakat,” tambah Politisi PKS asal Jawa Barat ini.

Terakhir, Diah juga menyampaikan mengenai subsidi listrik yang dalam pelaksanaan di lapangan perlu ditingkatkan pelayanannya. Namun harus dipastikan tepat sasaran, tersalurkan untuk masyarakat yang berhak menerimanya.

Sebelumnya diketahui, dalam Rapat Kerja Komisi VII DPR RI bersama Menteri ESDM RI di hari Senin (5/6/2023), Pemerintah menyampaikan rencananya terkait asumsi dasar sektor ESDM, seperti Asumsi harga ICP per barel, jumlah lifting Migas, Volume BBM dan LPG Bersubsidi, Subsidi Listrik, dan Subsidi Tetap Solar. @mpa

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.