Andrea Bocelli Rayakan 30 Tahun Romanza di Borobudur dan Jakarta
Konser di Borobudur juga akan melanjutkan tradisi penampilan Bocelli di sejumlah lokasi bersejarah dunia. Sepanjang kariernya, Bocelli pernah tampil dalam pertunjukan yang dikaitkan dengan situs dan kawasan ikonik, termasuk Piramida Giza, Akropolis, hingga Vatikan.
Untuk melengkapi pengalaman penonton, penyelenggara juga akan menghadirkan cultural village yang menampilkan kekayaan budaya Magelang dan Jawa Tengah.
Desa budaya tersebut akan menjadi ruang bagi para pemegang tiket untuk menikmati berbagai unsur warisan, tradisi, dan kearifan lokal pada hari konser berlangsung. Dengan konsep itu, pengalaman penonton diharapkan tidak hanya berpusat pada pertunjukan utama, tetapi juga berkembang menjadi perjalanan budaya di kawasan Borobudur.
Direktur Utama InJourney, Maya Watono, mengatakan penyelenggaraan acara internasional di Borobudur menunjukkan potensi ekosistem pariwisata Indonesia dalam menghubungkan penerbangan, perhotelan, destinasi, hingga sektor ritel.
Menurutnya, acara berskala internasional seperti konser Andrea Bocelli dapat memperkuat posisi Indonesia di panggung budaya dan pariwisata dunia.
“Acara internasional seperti penampilan Andrea Bocelli di Borobudur membuktikan kekuatan ekosistem terpadu ini dalam menyatukan warisan budaya, keramahan, dan konektivitas global Indonesia di panggung dunia, sekaligus memperkuat citra bangsa melalui budaya dan pariwisata,” ujar Maya.
Ia menegaskan Borobudur memiliki posisi strategis sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO sekaligus aset nasional yang dapat memperkuat daya saing Indonesia dalam industri pariwisata global.
“Bagi kami, Borobudur lebih dari sekadar sebuah destinasi. Borobudur adalah Situs Warisan Dunia UNESCO dan aset nasional yang sangat berharga untuk meningkatkan posisi Indonesia di pariwisata global,” katanya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!