Indonesia Perkuat Keterampilan dan Perlindungan Pekerja Hadapi Perubahan Dunia Kerja 25 Aug 2026 Bantu Padamkan Karhutla, Ilmuwan RI Temukan Pemadam Api dari Singkong 25 Aug 2026 1.356 Knalpot Brong Hasil Razia di Majalengka Bakal Disulap Jadi Monumen Maung 25 Aug 2026 Polri Salurkan Logistik dan Oksigen untuk Penanganan Karhutla 25 Aug 2026 Chelsea Menang 3-2 atas Fulham dalam Drama Lima Gol 25 Aug 2026 Uzbekistan Bidik Pusat Keuangan Digital Asia Tengah 25 Aug 2026 Kemenhut Sanksi 6 Perusahaan akibat Karhutla Berulang di Kalimantan 25 Aug 2026 Harga Emas Antam Hari Ini Rp2,768 Juta per Gram 25 Aug 2026 Daftar Harga BBM Pertamina Hari Ini 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Selasa 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Indonesia Perkuat Keterampilan dan Perlindungan Pekerja Hadapi Perubahan Dunia Kerja 25 Aug 2026 Bantu Padamkan Karhutla, Ilmuwan RI Temukan Pemadam Api dari Singkong 25 Aug 2026 1.356 Knalpot Brong Hasil Razia di Majalengka Bakal Disulap Jadi Monumen Maung 25 Aug 2026 Polri Salurkan Logistik dan Oksigen untuk Penanganan Karhutla 25 Aug 2026 Chelsea Menang 3-2 atas Fulham dalam Drama Lima Gol 25 Aug 2026 Uzbekistan Bidik Pusat Keuangan Digital Asia Tengah 25 Aug 2026 Kemenhut Sanksi 6 Perusahaan akibat Karhutla Berulang di Kalimantan 25 Aug 2026 Harga Emas Antam Hari Ini Rp2,768 Juta per Gram 25 Aug 2026 Daftar Harga BBM Pertamina Hari Ini 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Selasa 25 Agustus 2026 25 Aug 2026

Andi Mallarangeng, "Partai Demokrat Cabut Dukungan Terhadap Anis"

ED
Jumat, 1 September 2023 | 21:28 WIB
Bagikan
Andi Mallarangeng, "Partai Demokrat Cabut Dukungan Terhadap Anis"

VISI.NEWS | JAKARTA - Sikap Partai Nasional Demokrat (Nasdem) yang dianggap menerima dukungan sepihak dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) telah membuat kemarahan sebagian kader demokrat di daerah-daerah. Partai berlambang mercy itu akhirnya memutuskan keluar dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP).

Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat Andi Mallarangeng, dalam konferensi pers usai rapat dengan SBY, di Cikeas, pada Jumat (1/9/2023) menyatakan bahwa Partai Demokrat tidak lagi berada di dalam Koalisi Perubahan dan Persatuan karena telah terjadi terjadi pengingkaran kesepakatan yang telah dibangun selama ini.

Dengan keluar dari KPP, secara otomatis tidak ada lagi Tim 8 perwakilan dari Partai Demokrat. "Begitu juga dukungan untuk Anies. Partai Demokrat mencabut dukungan kepada saudara Anies Baswedan," ungkap Andi.

Lebih lanjut dikatakan Andi, Partai Demokrat untuk sementara akan sendiri dulu sampai menentukan pilihan berikutnya.

"Setelah rapat dilakukan, MTP memutuskan sebagai berikut, pertama, Partai Demokrat mencabut dukungan kepada saudara Anies Baswedan sebagai capres di Pilpres 2024. Kedua, Partai Demokrat tidak lagi berada di KPP karena telah terjadi pengingkaran terhadap kesepakatan yang dibangun selama ini, " ungkapnya.

Majelis Tinggi Partai (MTP) Demokrat dipimpin langsung oleh Ketua MTP Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membahas mengenai koalisi posisi partai demokrat di KPP.

"Dan, tentu saja tentang calon presiden yang didukung partai demokrat," ungkap Andi.

Memang, katanya, dalam AD/ART Partai Demokrat, kewenangan koalisi partai maupun juga pencalonan capres dalam pilpres itu ada di MTP.

@mpa

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.