Alissa Wahid Jelaskan Alasan Pentingnya Rekontekstualisasi Fiqih
Selain itu, menurut Alissa, justifikasi pendukung perkawinan anak juga berkaitan dengan pemikiran bahwa praktik tersebut sesuai aturan agama, telah dipraktikkan sejak dulu dan tidak masalah, lebih cepat anak perempuan menikah lebih baik bagi keluarga, serta lebih cepat lebih baik daripada tidak laku.
“Kemudian, mereka juga memahami bahwa menikah adalah jalan untuk mencegah zina, menikah adalah sunnah agama tidak boleh dihalang-halangi, nasib kita adalah kehendak Tuhan tidak perlu takut, menaati agama lebih penting daripada menaati pemerintah, menikah adalah setengah tujuan ibadah,” tutup Alissa.@mpa/nu.or.id
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!