Alat Berat Konstruksi Bertenaga Listrik Pertama di Asia Tenggara Dilansir di Singapura
Kendaraan listrik (EV) kian mengemuka
Alat berat konstruksi bertenaga listrik mampu mengubah aktivitas operasional di lokasi proyek konstruksi dan penanganan material. Alat berat tipe ini memiliki produktivitas yang sama dengan produk diesel, namun memiliki tingkat kebisingan yang lebih rendah, getaran yang lebih minim, serta tidak menghasilkan gas buang. Dengan demikian, alat berat konstruksi bertenaga listrik dapat membantu industri memenuhi standar keberlanjutan.
Singapura telah mencanangkan target ambisius untuk mewujudkan aspek keberlanjutan pada rantai nilai industri bangunan dan konstruksi melalui Singapore Green Building Masterplan (SGBMP). Target ini meliputi praktik konstruksi yang berkelanjutan sebagai standar wajib. Dengan memakai alat-alat bertenaga listrik pada proyeknya, kontraktor mampu memenuhi target dalam aspek keberlanjutan.
Volvo Construction Equipment (Volvo CE) adalah pemimpin industri global pada segmen solusi konstruksi. Volvo CE menyediakan produk dan layanan premium yang memadukan tenaga dan kinerja produk dengan cara kerja yang lebih berkelanjutan. Volvo CE merupakan bagian dari Volvo Group yang juga menawarkan truk, bus, solusi kelistrikan untuk sektor maritim dan industri, pembiayaan, dan layanan yang meningkatkan uptime dan produktivitas klien. Lewat perspektif holistis, Volvo Group berkomitmen menciptakan masa depan transportasi berkelanjutan dan solusi infrastruktur.
@nia
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!